“Inovasi ini sekaligus menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk terus mengembangkan pendekatan-pendekatan baru dalam dunia pendidikan,” pungkasnya. (*)
SDN Sudirman IV Makassar Hadirkan Inovasi “KEPITING”
br
Rekomendasi untuk kamu

Teknologi Digital Dipadukan dengan Skrining Kesehatan Untuk memberikan pengalaman yang lebih komprehensif, kegiatan PNUP-Care juga dilengkapi dengan pemeriksaan gula darah dan hemoglobin (Hb).br Hasil pemeriksaan dicatat dalam kartu pemeriksaan kesehatan DIAPro yang juga memuat data dasar peserta, seperti usia, jenis kelamin, berat badan, dan tinggi badan. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari edukasi mengenai pentingnya mengetahui kondisi kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala. Pelaksanaan kegiatan melibatkan tenaga kesehatan dari mitra RS Tadjuddin Chalid Makassar. Wa Ode Tajuddin Mila, S.Kep., Ners, turut berperan sebagai narasumber dan pendamping kegiatan bersama tim tenaga kesehatan. Kegiatan juga mendapatkan dukungan dari tenaga pembantu lapangan dari mahasiswa kedokteran UIN Alauddin Makassar. Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan teknologi kesehatan membutuhkan pertemuan antara kompetensi teknologi dan keahlian kesehatan, terutama ketika sebuah inovasi mulai diperkenalkan kepada masyarakat. Melibatkan Mahasiswa Lintas Keahlian Karakter multidisiplin juga terlihat dari keterlibatan mahasiswa PNUP dalam kegiatan tersebut. Tenaga pembantu lapangan melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi, yaitu Teknik Komputer dan Jaringan, Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi, Teknik Kimia Industri, dan Teknik Telekomunikasi. Keterlibatan mahasiswa memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana inovasi teknologi diterapkan di lapangan. Pada saat yang sama, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa penerapan kesehatan digital membutuhkan dukungan berbagai bidang, mulai dari teknologi informasi dan jaringan hingga aspek pelayanan kepada masyarakat. Dari Lab2Market Menuju Hilirisasi Bagi Ketua Tim PkM, Ir. Sirmayanti, S.T., M.Eng., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., kegiatan PNUP-Care merupakan bagian dari perjalanan yang lebih panjang. Sirmayanti, yang juga merupakan inisiator pengembangan PNUP-Care di PNUP, menjelaskan bahwa DIAPro tidak ingin berhenti sebagai hasil penelitian dan publikasi ilmiah. “Melalui DIAPro, kami ingin membawa hasil riset keluar dari laboratorium dan lebih dekat kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pengujian dan penyempurnaan inovasi, karena kami dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi digunakan, dipahami, dan diterima oleh masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, proses membawa produk dari lingkungan penelitian menuju pengguna membutuhkan tahapan yang tidak sederhana. Karena itu, pengalaman melalui Lab2Market menjadi bagian penting dalam mempersiapkan DIAPro menuju tahap hilirisasi. Berita Terkait Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMAN 5 Makassar, Hadirkan Ustadz Nur Maulana…

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, SMAN 5 Makassar kembali meneguhkan komitmennya untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, dan kepribadian yang…

Parepare, NusantaraInsight — SLB Negeri 1 Parepare menggelar Perkemahan Kamis Jumat (Perkaju) sebagai bentuk kegiatan ekstrakurikuler wajib Pramuka. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Agustus tahun ini digeser ke September karena…

Parepare, NusantaraInsight — Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) menggelar acara serahterima jabatan dekan yang dirangkai dengan yudisium bagi 52 mahasiswa yang telah menyelesaikan ujian skripsi, Kamis (3/9/2026)….

Bagi perguruan tinggi kesehatan, penguatan tersebut juga berkaitan dengan upaya menjaga mutu pendidikan serta kesiapan dalam menghadapi proses akreditasi. HPTKes Indonesia berharap forum ini menjadi ruang bagi pengelola perguruan tinggi…

br






