SD Negeri Borong Bukan Sekolah Kaleng-Kaleng

SD Negeri Borong
SD Negeri Borong adakan perpisahan

Bu Indri menambahkan, sebagai sekolah penggetak, SD Negeri Borong diberi tugas untuk memberi pengimbasan kepada 10 sekolah. Ini amanah yang mesti disukseskan bersama. Walau dirinya akan purnatugas pada pengujung bulan Oktober 2024 tapi dia akan bersama-sama dalam program pengimbasan hingga Desember 2024.

“Masih ada tanggung jawab untuk melakukan pengimbasan. Juga berkoordinasi dengan kepala sekolah baru nantinya,” papar Bu Indri.

Di hadapan orangtua dan tamu undangan, Bu Indri berbagi pengalaman selama 8 tahun sebagai Kepala Sekolah SD Negeri Borong. Sekolah ini berhasil meraih Adiwiyata Nasional, juga Perpustakaan Gerbang Ilmu mampu meraih Akreditasi A. Murid-murid selolah ini juga mengukir prestasi di ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Kota Makassar.

SD Negeri Borong juga berhasil mempertahankan sekolahnya sebagai sekolah dengan Akreditasi A. Selain itu juga mencatatkan namanya dalam lomba Innovation Major Award (IMA) Kota Makassar. Pada tahun ini, diharapkan tetap ikut IMA melalui inovasi Sarerong (sarabba sehat Borong).

“Terima kasih kepada orangtua murid yang selama 6 tahun menunjukkan kepedulian dan punya rasa memiliki terhadap sekolah yang kita cintai bersama,” katanya menutup sambutannya.

BACA JUGA:  Kepala LLDIKTI Wilayah IX Puji Rektor UKI Toraja

Ketua Komite SD Kompleks Borong Drs H Marzuki, juga mengapresiasi penampilan anak-anak yang mampu menampilkan kreativitas dan bakatnya. Dia menilai itu merupakan keberhasilan pembinaan yang dilakukan guru-guru.

Sementara Sukmawati, S.Pd, mewakili guru kelas 6, menyampaikan program kerja setahun, sekaligus refleksi atas pembelajaran yang dilakukan. Diungkapkan bahwa dia dan Bu Hj Andi Hanidah, sesama guru kelas 6, meski menghadapi murid-murid dengan karakter berbeda tapi di situlah tantangan dan dinamikanya. Dukungan dan kolaborasi juga dilakukan dengan guru olahraga dan guru PAI.

Acara ini dipandu oleh Annisyah Arsyad (tenaga kependidikan dari unsur Laskar Pelangi) dan Muhammad Faith aazzafran (murid kelas 5) sebagai pemandu acara. Acara dihadiri antara lain, Pengawas SD Kecamatan Manggala, Dra Hj Singara, MM, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Manggala, Darmawati, S.Ag, M.Pd, Plh UPT SPF SD Negeri Parinring, Andi Etty Cahyani, S.Pd, pengurus Bunda Pustaka, pegiat literasi, Rusdin Tompo, dan orangtua siswa.

Nur Fadilah, menyampaikan kesan dan pesan mewakili murid-murid kelas 6 yang akan tamat. Dia mengucapkan terima kasih kepada teman-temannya yang suka mentraktir, murah senyum, dan suka menolong. Semoga nanti jadi pemimpin bangsa seperti Bung Karno. Untuk kesan dan pesan dari adik kelas yang ditinggalkan, diwakili oleh Fatimah Azzahra.