Prof Agus Salim: KKN UKI Paulus di Lutra Bukan Sekadar Program, Tapi Wajah Kampus di Masyarakat

NusantaraInsight, Makassar -– Rektor UKI Paulus, Prof Dr Agus Salim, SH, MH, mengaku bangga atas pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan XIV Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 yang dinilai sukses dan meninggalkan kesan positif di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Luwu Utara.

Hal itu disampaikan Prof Agus saat membuka Pameran KKN Tematik di Gedung Lilin, UKIP Makassar, Kamis padi 19 Pebruari 2026

“Saya senang dan bahagia menerima laporan dari Pengelola KKN, Prof Libertin Palulungan bersama tim, bahwa seluruh kegiatan berjalan dengan baik. Mahasiswa memberi kesan positif di lokasi KKN,” ujar Prof Agus.

Menurutnya, keberhasilan KKN Tematik di Kecamatan Sabbang dan Sabbang Selatan, Luwu Utara, tidak hanya terlihat dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari penerimaan masyarakat yang sangat baik terhadap mahasiswa UKI Paulus.

Bahkan, kata dia, Kepala Desa Tandung, Hisbullah, S.S., menunjukkan rasa gembira dengan memberikan pakaian seragam KKN kepada mahasiswa sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran dan kontribusi mereka di desa tersebut.

BACA JUGA:  Workshop Penulisan Ilmiah Tingkatkan Kapasitas Dosen Muda UIN Alauddin Makassar

“Ini bukti bahwa kehadiran mahasiswa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sikap santun dan etika yang mereka tunjukkan menjadi cerminan kampus,” katanya.

Prof Agus menegaskan, KKN Tematik bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga menjadikan mahasiswa sebagai duta kampus yang mempromosikan dan mensosialisasikan UKI Paulus kepada masyarakat luas.

Ia menilai kesan positif yang ditinggalkan mahasiswa di Luwu Utara akan menjadi memori baik bagi warga dan berpotensi mendorong orang tua untuk mengarahkan anak-anaknya melanjutkan pendidikan tinggi di UKI Paulus.

“Ini bagian dari promosi kampus yang efektif dan membanggakan. Apa yang ditampilkan mahasiswa di Luwu Utara menjadi wajah UKI Paulus di tengah masyarakat,” tegasnya.

Pesan Rektor: Selesaikan Studi Tepat Waktu

Pada kesempatan itu, Prof Agus juga mengingatkan seluruh peserta KKN agar tidak berhenti berproses setelah kembali ke kampus.

Ia meminta mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu sebagai bentuk tanggung jawab kepada orang tua dan institusi.

“Usahakan selesai 3,5 tahun, paling lambat 4 tahun. Jangan selesai KKN lalu pulang kampung dan buang waktu. Selesaikan studi tepat waktu karena itu menjadi dambaan orang tua di daerah masing-masing,” pesannya.

BACA JUGA:  Unismuh Makassar Jemput Ribuan Siswa SLTA Hadiri Launching Penerimaan Mahasiswa Baru 2024

Angkat Tema Ekonomi Kerakyatan

Sementara itu, Ketua Panitia KKN Tematik, Dr Liberthin Palullungan, SH, MH, dalam laporannya menyebutkan KKN kali ini mengusung tema Ekonomi Kerakyatan dan Entrepreneurship.