Peningkatan kualifikasi akademik tersebut menjadi bagian penting dari strategi pengembangan institusi, khususnya dalam menghadirkan pendidikan magister yang memenuhi standar LLDIKTI dan BAN-PT.
“Kualitas dosen dan ketersediaan tenaga pengajar bergelar doktor merupakan faktor utama dalam pembukaan program magister. Karena itu penguatan SDM menjadi prioritas utama,” kata Dr. Gunawan.
Selain aspek akademik, sejumlah dosen juga tengah dipersiapkan untuk meraih jabatan akademik Guru Besar, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan pada kualitas pembelajaran dan penelitian di masa mendatang.
Transformasi Digital
Kesiapan STIE AMKOP membuka Prodi Magister Bisnis Digital turut ditopang oleh perkembangan sistem pembelajaran digital di lingkungan kampus. Melalui penerapan Learning Management System (LMS), AMKOP kini mampu menyediakan proses pembelajaran daring yang terstruktur dan dapat diakses oleh mahasiswa dari berbagai daerah.
Transformasi digital tersebut telah memperoleh pengakuan formal dari LLDIKTI Wilayah IX melalui Surat Rekomendasi Nomor 5476/LL9/DT.00.02/2023. Implementasi LMS tidak hanya memperluas jangkauan mahasiswa, tetapi juga memperkuat kapasitas kampus dalam menghadirkan pembelajaran berbasis konten digital, webinar, hingga microlearning.
“Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran merupakan salah satu pilar penting menuju pembukaan program studi berbasis digital. Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang adaptif, terukur, dan sesuai tuntutan era digital,” ujar Dr. Gunawan.
Perluasan Jejaring Nasional dan Internasional
Selain kolaborasi dengan Telkom University, STIE AMKOP Makassar terus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan di tingkat nasional, kawasan ASEAN, dan Tiongkok. Proses internasionalisasi ini ditujukan untuk membuka peluang mobilitas dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, serta pengembangan kurikulum berbasis global.
Wakil Ketua IV Bidang Kerja Sama, Muhammad Saleh R., M.Si., menyampaikan bahwa AMKOP tengah mengembangkan sejumlah kerja sama baru yang akan menjadi penunjang utama kesiapan pembukaan program Magister Bisnis Digital.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pengembangan kurikulum, kegiatan akademik, dan riset memiliki koneksi dengan institusi yang memiliki reputasi internasional. Hal ini sangat penting dalam membentuk prodi baru yang berdaya saing global,” ujarnya.
Kesiapan Infrastruktur
Dari sisi infrastruktur, STIE AMKOP memiliki fasilitas kampus yang dinilai memadai dalam mendukung pengembangan program magister. Kampus seluas tiga hektar tersebut dilengkapi ruang kuliah berpendingin udara, perpustakaan modern, pusat kegiatan mahasiswa, auditorium, serta sarana ibadah.












