Anak-anak juga mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan sensorik seperti penciuman dan pengecapan melalui aktivitas yang beragam.
Selain itu, perkemahan ini membantu anak berkebutuhan khusus untuk mengalami pengalaman positif bersama teman-teman sebaya, yang dapat meningkatkan kemampuan sosialisasi mereka dan membangun rasa percaya diri yang lebih baik.
“Mereka juga mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan di luar sekolah yang mendukung perkembangan emosional dan fisik. Lingkungan yang inklusif dan terstruktur membuat anak dapat belajar dan berinteraksi dengan lebih baik sesuai dengan kebutuhan mereka,” terangnya.
“Dengan demikian, perkemahan ini memberikan dampak positif yang menyeluruh bagi pertumbuhan dan pengembangan anak berkebutuhan khusus dalam aspek keterampilan hidup, sensor motorik, dan sosial-emosional,” pungkas Faisal yang saat ini mengikuti Lomba Kepala Sekolah Dedikatif di Jakarta.












