KKNB INTI Usai, Mahasiswa Posko Empoang Pamer Produk UMKM Ber-NIB

Jeneponto, NusantaraInsight – Setelah mendedikasikan diri selama dua bulan di Kelurahan Empoang, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Berdampak (KKNB) Angkatan IV Institut Turatea Indonesia (INTI) resmi mengakhiri masa tugasnya. Penarikan dilakukan Kamis (18/6/2026) di kediaman Pembina Yayasan INTI bapak H. Anwar Rivai, yang dirangkaikan seminar akhir tingkat kabupaten. Dalam kesempatan itu para mahasiswa Posko Empoang dan segenap Posko KKNB se Kabupaten Jeneponto juga menggelar pameran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan yang telah dilengkapi Nomor Induk Berusaha (NIB).

Pameran yang digelar di Posko Bontotangnga Kecamatan Tamalatea ini menjadi ajang unjuk hasil pendampingan selama program KKNB berlangsung. Berbagai produk kuliner khas Jeneponto yang sebelumnya hanya dijual secara tradisional tanpa kemasan dan identitas usaha, kini tampil dengan kemasan modern serta mencantumkan NIB masing-masing.

Ketua Posko Empoang, Nurfadly Kasim, menjelaskan bahwa pemberdayaan UMKM menjadi program inti yang diusung kelompoknya sejak awal penugasan.

“Kami melihat sebagian besar pelaku usaha masih berdagang secara sederhana. Sangat sedikit UMKM yang telah memiliki NIB saat kami datang. Bersama teman-teman, kami berupaya mendorong legalitas usaha agar produk lokal lebih dipercaya dan bisa naik kelas,” ujarnya saat ditemui di lokasi Seminar Kabupaten diantara produk-produk UMKM yang sedang dipamerkan.

BACA JUGA:  Rektor Prof Agus Salim dan Ketua Yayasan Pdt.Yohanis Metris Melepas Peserta Jalan Sehat Dies Natalis ke-60 UKI Paulus

Kegiatan seminar kabupaten dan pameran dihadiri Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE, MM., Pembina Yayasan INTI Anwar Rivai, Ketua Yayasan INTI Maysir Yulanwar, Sekcam Binamu Andika, S.Sos., MM., Lurah Empoang Kamsil M, SE., serta para Camat, Lurah, Kepala Desa yang terkait dengan Posko KKNB 2026. Acara ini juga diramaikan juga dengan diskusi bisnis antara dosen, mahasiswa dan pelaku UMKM.

Program KKNB 2026 yang mengusung tema “Pemberdayaan UMKM untuk Penguatan Ekonomi Lokal”. Para mahasiswa Posko Empoang dibekali pembekalan dan pendampingan intensif oleh dua dosen pembimbing lapangan, Dr. Fahrisal Husain, S.E., M.Si., dan Hamzah Haris, S.H., M.Si.

Salah satu pelaku usaha, owner UMKM binaan KKNB yaitu Produk “Kue Baruasa” mengaku terbantu dengan adanya program ini. Ia mengaku kini lebih paham pentingnya NIB untuk membuka akses ke berbagai fasilitas, termasuk permodalan dan sementara mengajukan sertifikasi halal gratis yang belakangan gencar dipromosikan oleh BPJPH Sulawesi Selatan.

Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Fahrisal Husain, menyampaikan rasa bangga atas capaian mahasiswanya.