Andi Ibrahim yang akrab disapa Puang Ibe juga menambahkan bahwa P5 yang diadakan bukan semata pameran dan gelar karya, namun secara umum harus masuk ke esensi profil pelajar Pancasila terdiri dari enam dimensi, yaitu: beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, mandiri, bergotong-royong, ber kebhinekaan global, bernalar kritis, dan kreatif.
Bahkan ia juga menjelaskan untuk pola ajar dan pola pengembangan para guru itu harus memiliki ATM.
“Apa itu ATM ? Amati Tiru dan Modifikasi. Jadi pola ajar yang baik harus kita amati, kemudian tiru dan selanjutnya kita modifikasi untuk kita terapkan kepada para siswa kita,” terangnya.
“Karena tujuan pendidikan nasional adalah bagaimana mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutupnya.












