Karena, sistem ini dirancang untuk menghindari kendala teknis seperti server down, dengan membagi layanan ke dalam tiga server terpisah untuk jenjang TK, SD, dan SMP.
“Selain itu, tersedia fitur live chat untuk pengaduan, notifikasi otomatis melalui WhatsApp dan email, serta pengecekan data siswa seperti NISN dan status kepesertaan,” tuturnya.
Tak hanya itu, sistem pendaftaran juga dilengkapi dengan fitur tambahan seperti pencocokan otomatis titik koordinat alamat, input ukuran seragam untuk pembagian gratis, serta unggahan bukti saat proses daftar ulang.
“Ini bukan sekadar soal penerimaan siswa baru, tapi upaya Pemeritnah kota membangun kepercayaan publik terhadap layanan pendidikan yang lebih baik,” tutup Achi. (*)
—————————–
Jadwal SPMB lengkapnya:
– Tanggal 12–14 Mei: Simulasi Pendaftaran SPMB (TK, SD, dan SMP)
– 2–4 Juni: Pendaftaran Jalur Non Domisili (TK, SD, dan SMP)
– 5 Juni: Pengumuman Jalur Non Domisili (TK, SD, dan SMP)
– 6–8 Juni: Pendaftaran Ulang, Verifikasi, dan Validasi Jalur Non Domisili
– 9–13 Juni: Pendaftaran Jalur Domisili (TK, SD, dan SMP)
– 14 Juni: Pengumuman Jalur Domisili (TK, SD, dan SMP)
– 15–17 Juni: Pendaftaran Ulang, Verifikasi, dan Validasi Jalur Domisili.













