Permainan Selada Sains (Selaras dengan Alam) mengajarkan siswa SD tentang kebiasaan sehari-hari dan hubungannya dengan alam.
Permainan ini diawali dengan menentukan langkah setiap pemain. Penentuan jumlah langkah yang biasanya menggunakan metode hom pim pa, diganti dengan “Pancasila lima dasar”.
Setiap siswa mengeluarkan jari sesuai dengan keinginan masing-masing. Jumlah jari akan dihitung dan ditotalkan untuk menemukan berapa langkah pion pemain dapat melaju.
Setelah mendapatkan angka, pion akan dijalankan di Peta Pulau Rinca. Titik berhenti pion menentukan kartu misi yang akan diambil. Kartu misi berisi pertanyaan tentang sains dasar yang harus dijawab pemain.
Permainan Selada digunakan untuk mengajak siswa mempelajari literasi sains dengan cara yang menyenangkan sekaligus membentuk kepribadian siswa.
Selain Selada Sains, permainan Seafood dan Jaganima mengajarkan berbagai jenis binatang yang harus dijaga.
Permainan Seafood dan Jaganima mengingatkan siswa untuk selalu menjaga alam agar binatang tidak punah. Siswa juga belajar menjaga alam dari permainan 3EM!, khususnya tentang melindungi diri dari serangan penyakit demam berdarah. Permainan Rubrate! memperkenalkan karakter dan jenis burung. Permainan ini juga melatih keberanian siswa menyelesaikan misi, melatih siswa berstrategi, dan melatih kerja sama siswa.
Penerapan game based-learning merupakan upaya melatih siswa agar dapat memahami sains melalui simulasi dan pengalaman.
Permainan melatih siswa untuk berstrategi, bekerja sama, dan berpikir sistematis. Siswa SDN Pulau Rinca juga diajak untuk memecahkan permasalahan yang mengacu pada materi fisika dan matematika sekaligus belajar sejarah di permainan Math Story: Seri Pahlawan.
Kemampuan berpikir kritis, strategis, dan logis dikembangkan dengan mempelajari geometri melalui permainan merangkai gambar dan warna dalam permainan Tangled Threads.
“Setelah ini, pembelajaran kami tidak hanya mengacu pada presentasi materi seperti biasanya, kami bisa menerapkan permainan ini dan pembelajaran akan menjadi menyenangkan,” ujar Pak Tayeb saat penutupan acara.
Para siswa sangat gembira ketika permainan berlangsung, terlihat melalui antusias para siswa menjawab pertanyaan saat refleksi materi usai permainan.
Para siswa juga dapat menceritakan kembali makna dan pesan yang mereka dapatkan selama permainan berlangsung. Melalui permainan, siswa diberikan ruang untuk mengeksplorasi sains secara mandiri.
Permainan ini merupakan integrasi antara aspek literasi, aspek desain, dan aspek fisika. Pemberian boardgame di SDN 1 Pulau Rinca merupakan upaya mengenalkan inovasi pendidikan di wilayah 3T.
Para siswa dan guru dapat menerapkan inovasi permainan yang menyenangkan sehingga metode pembelajaran di Pulau Rinca tidak lagi sebatas pada presentasi dan diskusi saja.












