Anggota & Alumni IWA Mbojo Unhas Gelar “Green Nature” di Parado

Iwa mbojo
Anggota IWA Mbojo menggelar penanaman pohon penghijauan dalam suatu aksi yang diberi nama “Green Nature” di kawasan hutan gundul Desa Lere Kecamatan Parado Kabupaten Bima.

NusantaraInsight, Paradox, Bima — Langkah yang dilakukan para anggota dan alumni Ikatan Mahasiswa (IWA) Mbojo Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini patut ditiru.

Memanfaatkan masa libur kuliah pascaujian semester ganjil, Ahad (26/1/2025), mereka menggelar penanaman pohon penghijauan dalam suatu aksi yang diberi nama “Green Nature” di kawasan hutan gundul Desa Lere Kecamatan Parado Kabupaten Bima.

Kegiatan penghijauan yang dibuka Kepala Desa Lere Dahlan, S.H. itu juga didukung dan dihadiri Kepala Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Ampang Riwo Faruq S.Hut, M.M.Inov. yang juga alumni Fakultas Kehutanan Unhas, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Marowa Didik Fardiansyah, S.Hut.,M.M.Inov yang juga Ketua Ikatan Alumni Unhas (IKA) Unhas Kabupaten Bima, para guru dari murid serta siswa dari tiga sekolah, SDN Inpres Lere, SMPN Satap (Satu Atap) Parado, dan Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al Muchlishin Parado, Pendiri IWA Mbojo Unhas, Indri Karlina Ahnur, S.H., mantan Ketua IWA Mbojo Unhas Nurhayati, S.P., dan Ketua IWA Mbojo Unhas periode 2024-2025 Siti Hafifah dan para anggota IWA Mbojo Unhas Bima serta Ikatan Mahasiswa Pelajar Parado (IMAPPA).

BACA JUGA:  Semarak Halalbihalal di SDN LAYANG IV/72 Makassar: Eratkan Silaturahmi, Pacu Semangat Belajar

Pendiri IWA Mbojo Unhas Indri Karlina Ahnur, S.H. ketika dihubungi media ini, Ahad (26/1/2025) malam menjelaskan, pada kegiatan “Green Nature” ini IWA Mbojo Unhas memperoleh bantuan bibit yang terdiri atas jenis tanaman jambu kristal, durian, lengkeng, sirsak Thailand, matoa, ceruring, rambutan, mente, dan kemiri sebanyak 2.500 pohon.

Bibit tanaman bantuan dari KPH Marowa tersebut diangkut menggunakan satu truk ke lokasi yang berada sekitar 5 sampai 10 km dari Desa Kuta ke arah Desa Lere Kecamatan Parado. Lokasi penanaman berada di sebelah kanan sebelum penurunan di sekitar hutan jati.

Menurut Indri, sebagian bibit yang tidak sempat ditanami juga dibagikan kepada para petani yang kelak akan menanam bibit tersebut di lahannya masing-masing.

Ketua IWA Mbojo Unhas Siti Hafifah dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kepala Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Ampang Riwo Faruq S.Hut, M.M.Inov yang telah memberikan bantuan bibit

“Dengan bantuan bibit ini kita dapat melaksanakan kegiatan penghijauan yang diharapkan dalam jangka panjang hutan Kecamatan Parado ini bisa ‘berseri’. “Green nature” ini mudah-mudahan membawa hutan Bima lebih berseri lagi, khususnya di Kecamatan Parado ,” harap Hafifah.

BACA JUGA:  Andi Ibrahim Dilantik Jadi Ketua Cabang Khusus PGRI

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Marowa Didik Fardiansyah, S.Hut.,M.M.Inov yang juga Ketua Ikatan Alumni Unhas (IKA) Unhas Kabupaten Bima mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan IWA Mbojo Unhas. Dia berharap, jika ada proposal kegiatan serupa pada masa yang akan datang, hendaknya dipersiapkan dan diajukan jauh lebih awal.

“Jangan mendadak, karena kita harus persiapkan secara matang segala sesuatunya,” Didik Ardiansyah menyarankan.

Dia mengatakan, sebagai Kepala KPH Marowa, bertanggung jawab penuh atas masalah pengelolaan hutan di kawasan Kecamatan Parado. Namun demikian, dia tidak dapat menyalahkan pihak mana pun terkait problematika yang dihadapi terkait dengan masalah hutan tersebut.

“Ada banyak solusi yang bisa kita lakukan, termasuk melalui kegiatan yang dilaksanakan para mahasiswa yang tergabung dalam IWA Mbojo Unhas dan didukung berbagai pihak ini.”ujar Didik Ardiansyah.

Tuan rumah, Kepala Desa Lere Dahlan S.H. sebelum membuka kegiatan penghijauan itu dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kepala KPH Marora, Kepala Balai KPH Ampang Riwo, Ketua IWA Mbojo Unhas, para guru pendamping bersama para murid serta siswa yang tanpa keterlibatan dan keikutsertaannya kegiatan ini tidak akan terlaksana dengan baik.