NusantaraInsight, Makassar — Dr.Ir. Andi Amran Sulaiman, M.P. menyerahkan sejumlah beasiswa kepada para mahasiswa Unhas, saat hadir di acara “Fun Walk dan Gathering” (kumpul jalan gembira) memperingati Dies Natalis ke-69 Unhas di Kampus Tamalanrea, Minggu (14/9/2025) pagi.
Didampingi Rektor Unhas Prof.Dr.Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., dosen tetap Unhas yang juga Menteri Pertanian RI tersebut menyerahkan beasiswa kepada para mahasiswa yang berstatus yatim piatu.
Mereka memperoleh beasiswa Rp 10 juta per orang dan diserahkan secara simbolis pada acara kumpul jalan gembira yang dipusatkan di lapangan di sebelah barat eks Fakultas Teknik Unhas Tamalanrea.
Andi Amran Sulaiman yang juga Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unhas menyiapkan 100 unit sepeda untuk peserta jalan gembira yang berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan. Pertanyaan sederhana, meskipun rada sulit.
Misalnya, “Siapa nama nenek Amran Sulaiman”. Salah seorang yang menjawab,” Nenek Amran!!..”. Meskipun jawabannya ‘nyeleneh’ dan tidak tepat, Amran Sulaiman tetap mengapresiasi jawaban tersebut dan memberinya hadiah.
Selain itu, Amran juga mengajukan pertanyaan kepada para mahasiswa, siapa nama Rektor Unhas. Ternyata ada juga mahasiswa yang tidak mengetahui nama rektor perguruan tingginya.
Seorang karyawan lain, Haryadi, juga menjawab, namun gelar akademik di belakang nama Rektor Unhas, tidak tepat. Seharusnya “M.Sc.”, tetapi dijawab “M.Si.”. karena salah satu gelar Prof.JJ, Amran Sulaiman mengganjar karyawan tersebut dengan Rp 500.000. Terhadap yang memberikan jawaban yang benar, kakak dari Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulsel itu, mengganjarnya dengan dit Rp 1 juta.
Luncurkan program unggulan
Andi Amran Sulaiman, Sabtu (13/9/2025) juga hadir di puncak peringatan Dies Natalis ke-69 Unhas di Baruga Andi Pangerang Petta Rani sekaligus menyampaikan pidato ilmiah dies. Dia hadir setelah menjelajahi sejumlah ruang yang pernah digunakannya saat mengikuti kuliah di Fakultas Pertanian Unhas pagi hari sebelum bergabung di Baruga Andi Pangerang Petta Rani.
Adiknya, Andi Sudirman Sulaiman yang Gubernur Sulsel, tidak sempat bertemu dengan kakaknya karena segera ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar guna melepas dan ikut terbang dalam penerbangan perdana ATR 70 ke Bandara Arung Palakka, Kabupaten Bone.
Andi Sudirman Sulaiman tidak menyampaikan sambutan di upacara peringatan dies Unhas ini, tetapi menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas kinerjanya selama enam bulan setelah dilantik sebagai Gubernur Sulsel periode kedua.












