Wawancara Terakhir dengan H.M Alwi Hamu: Demi PSM Jual Vespa

Alwi Hamu
Wawancara terakhir penulis Dahlan Abubakar bersama Almarhum Alwi Hamu 15 Maret 2019

Pada saat para pemain kembali ke Makassar dengan kapal laut, di Pelabuhan Makassar sudah disambut oleh para suporter yang memajang spanduk yang bertuliskan “Selamat Datang Para Pahlawan Bola”.
“Itulah cara untuk menaikkan semangat para pemain, meskipun dalam pertandingan uji coba itu mereka belum menang,” ujarnya lagi.
Oleh sebab itu, meskipun ketika itu Pak Alwi termasuk jajaran manajemen Jawa Pos Group, namun berkaitan dengan urusan sepak bola, kerap berlawanan. Jawa Pos mendukung Persebaya, Harian Fajar membala PSM.

“Itulah yang digunakan Koran Jawa Pos dalam mendukung Persebaya, sehingga secara moril tim Bajul Ijo itu tetap terdukung secara moral oleh media,” ujar mantan Staf Khusus Wakil Presiden RI tersebut.

Melihat penampilan pemain PSM waktu itu, Sekjen PSSI Noegraha Besoes mengomentari bahwa ke depan PSM akan mampu tampil di Senayan Jakarta. Ternyata kemudian, PSM memang benar-benar masuk Senayan. Dalam pertandingan di Senayan pada tahun berikutnya, PSM akhirnya tampil sebagai juara III.

Ketika itulah Alwi Hamu juga memperkenalkan tagline PSM, selain pasukan Juku Eja, juga berjuluk Pasukan Ramang. Bahkan sampai sekarang kaos PSM dengan gambar sosok orang yang mengenakan “passappu” masih dia simpan.

BACA JUGA:  Dr. Muhammad Yusran : Guru Teknologi dan Penggerak Inovasi

Alwi Hamu masih ingat, untuk membantu keuangan PSM ketika itu, dia terpaksa melego motor vespanya.

“Itu vespa kesayangan saya,” kunci Alwi Hamu.

Keterlibatan Alwi Hamu di PSM kemudian menginspirasi dia menghelat Turnamen Sepakbola Piala Habibie yang dilaksanakan di Kota Parepare dan diikuti kesebelasan-kesebelasan dari Sulawesi Selatan, termasuk PSM.

Hingga kini, Habibie Cup sudah beberapa kali digelar dan PSM pun beberapa kali juga menjadi kampiun turnamen tersebut. (*).