Demikian halnya, saat kita memasuki tahapan Pilkada serentak di tahun 2024 ini. Lagi-lagi artikel dan buku itu mengingatkan saya pada sosok peneliti yang mendedikasikan tenaga, pemikiran dan waktunya bagi Makassar selama lebih dari lima dekade tersebut.
Namun, apakah para kandidat Wali Kota Makassar saat ini mengenalnya, atau pernah membaca tulisan-tulisannya sebagai pembelajaran yang akan diolah bagi kemajuan Makassar?
Sejarah akan mencatat, meski janji politik sering tersapu angin begitu selesai diucapkan. Dan buku-buku akan mendokumentasikannya dengan rapi, meskipun pemimpin berganti. ***












