Jadi, sebaiknya pihak terkait kembali mengamati situasi kemacetan di Jl Perintis Kemerdekaan setelah adanya pemasangan ‘traffic light’ tersebut lalu mengevaluasinya dan mencari solusi terbaik yang lain. CCTV kota bisa yang ada di War Room Balai Kota Makassar bisa membantu memantau situasi jika tidak ingin berpanas-panas di jalan. Sebab, ternyata pengendara sepeda motor yang melawan arah yang menjadi alasan dibangunnya fasilitas ini, justru tidak hilang. Kendaraan dari arah Jl.Leimena Baru yang harus berbelok kiri dan berbalik arah di dekat MTos, juga tidak terlibat kemacetan parah. Pengguna jalan malah saling pengertian dibantu ‘Pak Ogah’ sebagai pengatur jalan, menggantikan petugas Polantas yang kini sering juga secara periodik turun ke jalan. (*).
Traffic Light’ baru Jl.Perintis Kemerdekaan: Macet ‘Berkembang’, Melawan Arah Berkurang.
Rekomendasi untuk kamu

Bukan untuk menggunakannya. Bukan pula untuk mengingatkan kita pada luka. Mungkin hanya untuk melihatnya. Namun, dari peristiwa sederhana itu, kita kembali menyadari bahwa ada hal-hal dalam hidup yang tidak pernah…

Semoga ketika tiba saatnya kita meninggalkan dunia, ada masjid yang masih berdiri karena wakaf kita, ada santri yang terus belajar berkat bantuan kita, ada anak yang berhasil meraih cita-cita karena…

Belum lagi waralaba lokal, semisal Kopi Sija, Komar, Kaori Coffee, Warkop Azzahrah, atau nama-nama coffee shop yang akrab dengan milenial dan Gen Z. Masing-masing dari kedai kopi punya target marketnya…

Kelima, evaluate (mengevaluasi). Kinerja dinilai dari kuantitas dan kualitas. Evaluasi harus mampu membedakan hambatan yang wajar, kelemahan sistem, kekurangan kompetensi, dan dugaan pelanggaran yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Keenam, improve…

Oleh: Dr. Ir. Affandy Agusman Aris, S.T., M.T., M.M., M.H. (Ketua Umum DPP Indonesian Intellectual Society) Pendidikan sebagai Pondasi Bangsa Makassar, NusantaraInsight — Menjelang dua tahun masa kepemimpinan Presiden…







