Putri Dakka, Malaikat Tak Bersayap

Begitulah kira-kira ungkapan hati yang paling dalam dari Irma salah satu warga rumah susun Sorowako yang dapat memeluk langsung Putri Dakka di momen kunjungan Putri Dakka di Rumah Susun Sorowako

Putri Dakka bukan hanya sekadar bantu kami, melainkan pancaran cahaya kebaikan yang mencerahkan hari-hari kelam kami. Pengalaman itu mengajar saya arti sejati dari kasih sayang tanpa syarat, kebaikan Putri Dakka ini merupakan sebuah pelajaran hidup yang akan selalu saya simpan dengan erat di dalam hati. ucap Irma

Rasulullah SAW mengumpamakan bahwa sesama muslim itu bagaikan satu tubuh yang bisa merasakan satu sama lain, apalagi ketika salah satunya ada yang merasa kesulitan.

Ini bukan kisah FTV, tapi, ini adalah kisah nyata dalam kehidupan nyata yang jarang kita temukan, sebuah kisah kepedulian sosial dan cinta yang terjalin tanpa kata-kata, melainkan melalui setiap perbuatan baik yang telah dilakukan oleh Putri Dakka.

Dari cerita teman-teman yang berinteraksi langsung dengan Putri Dakka pada hari selasa, 16 Januari 2024 di kantor Holding Media Online Jl. Landak Baru Kota Makssar dari cerita itu saya secara pribadi yang langsung terinspirasi membuat tulisan ini, menyadari bahwa kebaikan sejati tak pernah memandang waktu atau kesempatan, melainkan muncul ketika hati dan tangan bersedia memberikan tanpa pamrih.

BACA JUGA:  Jejak Toleransi : Pelajaran Mozarabes di Semenanjung Iberia untuk Indonesia

Putri Dakka, seorang hamba berhati bak malaikat, menjalani hidupnya dengan penuh dedikasi untuk membantu masyarakat. Meskipun bantuan dan kebaikannya selalu terasa, namun orang-orang tidak pernah berkesempatan bertemu dengannya secara langsung.

Melalui Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) yang saya dirikan sebagai wadah dalam berkontribusi untuk kemandirian masyarakat, sering melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Putri Dakka.

Namun, masih terbatas sesuai kemampuan yang saya miliki saya memegang berprinsip “Tidak perlu menunggu sampai mampu baru berbuat tapi berbuatlah apa yang bisa kau perbuat sesuai potensi dan kemampuan yang kau miliki karena sebaik-baik kau adalah bermanfaat untuk orang lain, dan yakinlah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan menilai dan senantiasa memberikan kemudahan dan jalan keluar di dalamnya.”

Juga dengan Motto : “ kita tidak sedang bekerja mencari uang/pujian dari orang tetapi kita sedang bekerja melalui rangkaian pengabdian dengan daya dan kreatifitas kita untuk membuat Rasulullah Tersenyum ”

Semoga saya punya kemampuan yang lebih jiwa sosial yang peduli pada masyarakat seperti Putri Dakka sehingga berbuat yang lebih lagi pada masyarakat.

BACA JUGA:  Kehancuran di Gaza Melebihi Perang Dunia ke-2

Caffe Danur, 17 Januari 2024