Selain itu, terhitung ratusan alumni dari berbagai kalangan yang telah mengikuti training Qur’an Al Akbariyah yang Ia dirikan dibawah naungan Yayasan Al Akbar Centre Indonesia pada tahun 2024.
Pada awal tahun 2025, training Qur’an Al Akbariyah telah terdaftar dan tervalidasi di beberapa lembaga resmi nasional, seperti, HKI Kemenkumham, Kominfo/komdigi, Kemnaker, Peruri dan LPK Mahir Academy Indonesia sehingga bisa melakukan sertifikasi Qur’an nasional dan memberikan gelar kompetensi kepada peserta yang dianggap lulus dan memiliki kompetensi dalam mengajar Al-Qur’an.
Gelar yang diberikan kepada peserta ada 3 level, untuk level I gelar C.TQB (Certificate Tahsin Qur’an Basic) Bagi peserta yang menguasai Teori Makhraj, Ilmu Tajwid maupun Ghorib Metode Akbariyah. Untuk level II gelar C.TQP (Certificate Tahsin Qur’an Professional).
Bagi peserta yang menguasai Teori dan praktek Makharijul Huruf, Ilmu Tajwid maupun Ghorib Metode Akbariyah dengan Benar. Untuk level III gelar C.TQE (Certificate Tahsin Qur’an Expert) Bagi peserta yang mampu mengajarkan Makharijul Huruf, Ilmu Tajwid maupun Ghorib Metode Akbariyah dengan Benar (Trainer).
Sebelumnya, ia juga telah memperoleh beberapa gelar non akademik dari berbagai lembaga training, mulai dari gelar TQ (Trainer Qiro’ah) dari Qiro’ah Centre Indonesia, CPS (Certificate Public Speaking) dan CT (Certificate Trainer) dari Anhar Foundation, CI.BNSP (Certificate Instruktur Badan Nasional Sertifikasi Profesi) dari BNSP, C.ALA (Certificate Arabic Language Associate) dari Metode Ar-Rasyid, gelar C.TQB (Certificate Tahsin Qur’an Basic), C.TQP (Certificate Tahsin Qur’an Professional),C.TQE (Certificate Tahsin Qur’an Expert) dari Training Qur’an Al Akbariyah dan gelar C.Tr (Certificate Trainer) dari LPK Mahir Academy Indonesia.
Selain itu, bersaman dengan Training Qur’an Al Akbariyah, Ia juga membuka Program Tahfidz yang diberi nama Al Akbar Tahfidz Centre, bermitra langsung dengan Karantina Tahfidz Nasional yang saat ini memiliki bebepa lembaga binaan, seperti program tahfidz SMP Telkom Makassar, SMP Alam Insan Kamil, Rumah tahfidz Mafaaza dan LP3Q Qiro’ah Centre Indonesia serta beberapa sekolah maupun TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) yang berada di wilayah Gowa dan Makassar.
Ustadz Hajar Akbar saat ini berdomisili di Gowa, Sulawesi Selatan dan sesekali pulang ke kampung halamannya di Bulukumba untuk bertemu orang tua sekaligus melihat kebun pertaniannya yang Ia pernah tekuni selama 2 tahun.
Sebuah kalimat Penutup “Cintailah Al-Qur’an, karena dengan mencintainya kamu bisa mengukir senyum di wajah kedua orang tuamu. Baca, hafal, pahami, tadabburi lalu amalkan, maka insyaa Allah kamu termasuk Shohibul Qur’an, Hamilul Qur’an hingga pada puncaknya sebagai Ahlul Qur’an”.












