Poster Film Bioskop dan Promosi Pertunjukan Teater

Belum pernah, kata beliau, ada pertunjukan teater yang bertahan selama seminggu. Baru kali itu terjadi di Makassar. Para penonton membeli tiket pertunjukan, yang dinilai sebagai sebuah prestasi. Karena orang menonton teater dengan cara membeli tiket bukan atas undangan. Diakui bahwa ceritanya memang sangat layak jual, punya sisi komersial yang bagus.

“Orang-orang yang tertarik menonton, tentu akan membayangkan seperti apa itu perahunya Nabi Nuh. Orang sudah punya imajinasi tersendiri, yang membuat mereka penasaran.” bebernya.

Belakangan, teman-teman pelaku teater di Makassar, mulai membuat poster-poster pertunjukan teater mereka dalam ukuran besar. Tren ini, diakui, cikal bakalnya dari beliau. Beliau, saat itu, sengaja membuat foto style dengan ukuran 10R, lalu diolah menjadi poster pertunjukan teater. Dengan begitu, beliau ikut berperan dalam memberikan sentuhan promosi yang lebih kreatif dan inovatif dalam pertunjukan teater. (*)

Oleh: Rusdin Tompo (Koordinator SATUPENA Sulawesi Selatan)

BACA JUGA:  Saya Belajar Jadi Perempuan Mandiri