MENANTI TAJI PEMERINTAH BASMI PORNOGRAFI

Penulis MENANTI TAJI PEMERINTAH BASMI PORNOGRAFI
Penulis

Kemudian setelah anak anak terpapar pornografi maka muncullah masalah masalah yang bisa merusak generasi bangsa ini. Kerusakan yang terjadi adalah;
1)merusak otak anak,
2) Membuat anak kecanduan pornografi,
3) Sulit konsentrasi dan fokus dan
4) Memungkinkan anak anak menjadi pelaku kekerasan seksual di masa mendatang.

Perkembangan zaman (modernisasi) adalah sebuah kepastian. Orang tua tidak dapat membatasi diri atau anak-anak untuk menjauh dari teknologi canggih saat ini, karena itu dapat membuat anak usia dini tertinggal jauh oleh dunia yang terus berkembang. Namun orang tua sangat berperan besar dalam mencegah hal tersebut terjadi.

Pentingnya Pendidikan Seksual Sejak Dini!

Pendidikan seksual merupakan suatu keterampilan dan pengetahuan yang perlu diberikan sedini mungkin kepada anak mengenai perilaku seksual untuk menghadapi hal-hal yang akan terjadi di masa depan seiring bertambahnya usia serta membentuk karakter dan pola perilaku agar mampu terhindar dari perilaku-perilaku yang beresiko terhadap pelecehan seksual maupun perilaku seksual menyimpang.

Sigmund Freud ahli psiko analisa menyatakan bahwa terdapat 5 fase atau tahapan perkembangan seks diantaranya fase oral, fase anal, fase phallic, fase laten dan fase genital.
1). Fase Oral (0-2 tahun), pada tahap ini pemenuhan kenikmatan seksualitas awal anak berada di daerah sekitar mulut seperti saat menyusu pada ibu atau pun memasukkan benda-benda kedalam mulut
2). Fase Anal (2-3 tahun) fase ini berlangsung saat pemenuhan kenikmatan seksual anak berada pada daerah anus dan sekitarnya contohnya ketika anak buang air besar atau kecil 3). FasePhallic (3-6 tahun) menjelaskan bahwa kenikmatan seksual dialami anak saat alat kelaminnya mengalami sentuhan atau rabaan dan fase ini anak telah mulai mengenali perbedaan lawan jenis,
4). Fase Laten (6-11 tahun), fase ini aktivitas seksual yang dialami anak telah mulai berkurang dikarenakan anak sedang focus pada perkembangan fisik dan kognitifnya karena mereka mulai memasuki masa sekolah,
5). Fase genital (12 tahun keatas), merupakan fase terakhir tahap perkembangan psiko seksual, hal ini dikarenakan organ seksual dan hormone seksual pada diri anak mulai aktif sehingga anak sudah menikmati aktivitas seksual secara sadar.

BACA JUGA:  AB Iwan Azis dan Cerita di Balik Nama Jalan Athirah Raya dan Jalan Hajah Saripah Raya

Kasus kekerasan dan pelecehan seksual terus mengalami peningkatan. Ini menjadi bukti nyata bahwa masih banyak orang yang belum teredukasi mengenai pendidikan seksual yang seharusnya sudah diketahui sejak dini oleh orang tuanya. Pentingnya pendidikan seksual sejak dini adalah agar anak teredukasi dengan baik dan terhindar dari pelecehan seksual atau pelaku seksual.

Menanti Taji Pemerintah Basmi Menjamurnya Konten Pornografi Anak

Kolaborasi pemerintah dengan kebijakan PSE (Penyelenggara Sistem Elektronik) adalah salah satu langkah untuk membasmi menjamurnya konten pornografi anak. Tirto (18/4/2024) di Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto, menyatakan temuan pornografi anak di Indonesia tembus jutaan kasus. Dalam kurun waktu empat tahun, ada sekitar 5,5 juta konten pornografi anak yang tercatat di Indonesia.

Menkopolhukam mengklaim, tahun lalu Kominfo sudah menurunkan sebanyak 1,9 juta konten pornografi anak yang beredar di dunia maya.

Temuan ini membuat Indonesia tercatat sebagai peringkat empat secara internasional dan peringkat dua dalam regional ASEAN soal konten pornografi anak terbanyak. “Permasalahan ini saya yakin adalah fenomena gunung es, di lapangan akan lebih banyak tidak sesuai dengan data yang kita terima,” kata Hadi.