Ibu

Ibu memiliki kedudukan sangat mulia, sehingga kepatuhan kepada ibu adalah jalan utama menuju surga. Berbakti tidak hanya saat ibu hidup, tetapi juga mendoakan jika Ibu sudah tidak ada lagi.

Ada satu kisah seorang kaya raya, bahkan berkata sekiranya bisa diberikan kesempatan memilih maka ia rela mengorbankan seluruh harta kekayaannya demi hanya untuk melihat ibunya yang telah tiada walau hanya 1 (satu jam saja), karena saat ibunya masih hidup, hidupnya hanya pas pasan sehingga belum sempat membahagiakan Ibunya.

Harta masih bisa dicari tapi kesempatan untuk memuliakan Ibu jarang bisa kita temukan. Oleh karena itu selagi ajal belum menjeput Ibumu maka muliakanlah ibumu, karena kita tidak bisa menebak kapan kita akan berpisah dengan ibu untuk selama lamanya.

Oleh karena itu pada bulan Ramadhan ini, bulan yang penuh berkah marilah kita menengok sejarah, mengenang kembali masa masa kecil kita bersama Ibu, berada dalam kehangatan dan pelukan Ibu, berada dalam buaian Ibu, cahaya dan kasih yang tak pernah padam.

BACA JUGA:  Mesjid Umar Bin Khattab, 1 Muharram 1446 Hijriah

Untuk Ibuku Almarhumah, semoga Allah Menerima semua amal ibadahnya dan mengampuni semua dosa-dosanya diberikan tempat terindah Disisi-Nya. Aamiin