FINALISASI VERIFIKASI: PENILAIAN KOTA SEHAT KOTA MAKASSAR 2025

Penilaian kota sehat
Pengurus Forum Kota Sehat Menghadapi Penilaian Verifikasi Lapangan Tim Pusat tahun 2025 (Foto: Rani Maulina Delima)

(Oleh: Andi Ruhban)

NusantaraInsight, Makassar — Ruang Sipakalebbi Jalan Ahmad Yani No. 2 Kantor Walikota Makassar menjadi saksi pelaksanaan Rapat Koordinasi Finalisasi Verifikasi Penilaian Kota Sehat Kota Makassar tahun 2025 pada Senin 11 Agustus 2025.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua Forum Hj. Melinda Aksa Munafri, yang juga sebagai Ketua TP PKK Kota Makassar.

Dalam arahannya, Beliau berkomitmen mengawal Kota Makassar untuk meraih penghargaan minimal Swasti Saba Wiwerda tahun ini, didampingi Kepala Bappeda H. Muh. Dahyal, S,Sos, M.Si sebagai Ketua Tim Pembina Forum Kota Sehat dalam acara Koordinasi Pelaksanaan Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Bidang Pembangunan Manusia. Komitmen tersebut tetap merujuk pada Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 tahun 2005 dan Nomor 1138/Menkes/PB/VIII/2005 tentang Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat.

Adalah Kota Makassar bersama Kabupaten Wajo telah terakreditasi berstatus Kota Sehat sebagaimana laporan Dr. Eng.Ihsan, ST, MT sebagai Tim Akreditasi Kota/Kabupaten Sehat se-Asia Tenggara. Bahwa sesuai kriteria akreditasi Kota Sehat, diharapkan kawasan Car Free Day (CFD) di Kota Makassar: Center Point of Indonesia, Boulevard Panakkukang, Jalan Jenderal Sudirman, dan area Unhas memberikan ruang prioritas kepada UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) untuk menyuguhkan makanan minuman berkadar gula rendah sebagai bagian dari upaya mendukung Senam Kesegaran Jasmani bagi para pengunjung agar tetap sehat dan bugar tanpa potensi penyakit degeneratif. .

BACA JUGA:  Dari Secangkir Kopi ke Pintu Kolaborasi

Pada kegiatan tersebut, Kepala Bidang Perencanaan, Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kota Makassar Ulfah Ichwani Achmad, S.T mengingatkan, agar para pemangku dokumen terus memantau verifikasi dokumen dalam SIPANTAS terkait kesembilan tatanan termasuk kelembagaan Pembina, forum kota, forum komunikasi, dan kelompok kerja, berhubung terdeteksi masih ada yang belum tuntas, agar nilai evaluasi mandiri tak bergeser, bahkan jika memungkinkan Kota Makassar menduduki peringkat sesuai harapan bersama.

Hadir pada Komitmen tersebut 29 pengurus Forum Kota Sehat (FKS), antara lain Rahmat Jalil mewakili unsur Pokja, Dra Nuraeni pengelola IKM Koperasi Fatimah Az-Zahra, dan Anang Asjuriansyah, S.Sos, M.M purnabakti Dinas Perhubungan, serta para perwakilan SKPD terkaita 9 Tatanan.

Turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes, Kepala Dinas Sosial Dr. Ita Isdiana Anwar, M.Kes dan tokoh FKS Dr. A. Hadijah Iriani, R, Sp.THT, M.Si. Selain itu, turut diundang para kepala wilayah kecamatan Tallo, Ujung Pandang, Tamalate, Makassar, Rappocini, Panakkukang, Biringkanaya, Biringkanaya, Ujung Tanah, dan Manggala yang akan menjadi lokus penilaian.