Coba kita flashback ke masa lalu dimana ketika tradisi di malam takbiran, menjadi malam yang istimewa, terlihat disetiap wajah wajah itu dibaluti kegembiraan, senang bisa bersua kombale deng orang tua, mengenang masa kecil dulu, tapi semua itu terhalang oleh ongkos pulang yang menguliti dompet, ya ini hanya sedikit curahan kece dari seorang perantau dimana rela meninggalkan kampung halaman, serta orang tua demi untuk melanjutkan pendidikan di tanah Makassar, tanah yang dikenal dengan peradaban ilmu pengetahuan dari gerbang Indonesia bagian timur.
Demikian cerita religius.
Bulurokeng, 01 April 2025












