Buku Biografi Sejarah Ajoeba Wartabone sebagai Moment of Truth

Buku ini lebih dari sekadar bacaan karena kaya informasi dan sejarah. Ia tak hanya arsip dan dokumen tetapi medium.

Sebagai pembaca, saya seolah dibawa melewati berbagai ruang dan lorong waktu, dengan Ajoeba Wartabone sebagai figur sentralnya.

Ada banyak konteks sejarah yang dihadirkan, yang terverifikasi dan tervalidasi ke sumber-sumber resmi, mulai dari Arsip Nasional RI hingga Nationaal Archief, Den Haag, Belanda.

Lewat buku biografi sejarah Ajoeba Wartabone, kita dapat menganalisis karakter, pandangan, dan pengaruhnya bagi Gorontalo, Sulawesi, Indonesia Timur, dan Republik Indonesia yang dicintainya.

Buku ini berfungsi sebagai moment of truth, yang mengungkap peran kesejarahan Ajoeba Wartabone, walaupun terkesan agak terlupakan.

Padahal ia merupakan tokoh nasional, pelaku sejarah, dengan warisan semangat nilai-nilai kebangsaan dan keindonesiaan yang kuat.

Bagi saya, membaca lembar demi lembar buku ini, selalu ada saja informasi yang menarik dan inspirasi yang memantik.

Muncul gairah untuk menelusuri, dan menuliskan kembali kisah-kisah Ajoeba Wartabone, sebagai bentuk edukasi dan literasi.

Karena itu, saya melipat sudut halaman (dog-ear) sebagai batas bacaan atau penanda hal-hal yang perlu saya kutip.

BACA JUGA:  Catatan dari Gustal (1): Berwisata Laut Sembari Bernostalgia

Saya melakukan marginalia, yaitu membuat coretan, memberi garis bawah pada kalimat, dan bikin catatan di pinggir halaman sebagai cara saya berdialog dengan buku ini.

Saya membuat banyak anotasi buku guna memudahkan penandaan dan membantu saya ketika menuliskan kembali sosok Ajoeba Wartabone dalam versi artikel yang lebih ringkas dan sederhana. (*)