Arief Widiarto, Memulai Urban Farming Dua Tahun Sebelum Dilaunching

Hanya berselang seminggu, ayam-ayam itu mulai bertelur. Telur-telurnya pun langsung dimasukkan ke mesin tetas. Menariknya, semangat itu justru menular kepada Pak Arief.

Beliau ikut terprovokasi membuat kandang ayam sendiri dengan sistem Gastari. Semua kandang kami bangun dengan teknik ramah lingkungan sehingga tidak menimbulkan bau—padahal letaknya di halaman masjid. Hasilnya luar biasa: sama sekali tidak ada aroma yang mengganggu.

Hari ini, saya mendapatkan sebuah jawaban. Acara Launching Gerakan Urban Farming Bukit Baruga kami pilih untuk dilaksanakan di Masjid Bin Baz bukan tanpa alasan.

Masjid ini telah lebih dulu menjadi pelopor Urban Farming. Hari ini, 15 September 2025 lahir pula sejarah baru, yang kini disemati langsung oleh Walikota Makassar dan Fadly Padi—Staf Ahli Walikota—untuk terus mendorong keberhasilan program ini.

Terima kasih, Pak Arief. Semoga silaturahmi ini menjadi berkah dan Urban Farming di Bukit Baruga bisa terus berkembang.

BACA JUGA:  Di Bawah Suasana #2 Urgensi Pemajuan Keislaman, Perempuan, Desa, dan Literasi