Dalam sambutannya, Kepala Badan Pengembangan SDM Provinsi Papua Barat, Jainab Uswanas, SE, M.Si, mengungkapkan rasa bangga dan sukacitanya karena telah dipercaya menjadi tuan rumah yang melayani kedatangan kontingen Sulsel, mulai dari penyediaan akomodasi hingga fasilitas penunjang lainnya di Manokwari.
“Selamat datang kepada rombongan Kloter 2 Kontingen Pesparawi Sulsel di Provinsi Papua Barat. Kami berharap pelayanan yang kami berikan dapat berkesan di hati dan menjadi memori indah. Kami juga mendoakan agar seluruh kontingen mampu memberikan performa terbaiknya hingga meraih prestasi gemilang di ajang Pesparawi Nasional XIV ini,” ujar Jainab yang langsung disambut tepuk tangan riuh dari para hadirin.
Senada dengan itu, Ketua IKT Papua Barat, Ir. Kornelius Mangalik, menyampaikan bahwa momen ini bukan sekadar penyambutan seremonial, melainkan juga pelepas rindu bagi para perantau asal Sulsel yang menetap di Papua Barat. Bertemu dengan sanak saudara se-kampung halamannya menjadi kebahagiaan tersendiri bagi warga urban yang kini menetap di Bumi Cenderawasih.
“Di Papua Barat, populasi perantau asal Sulawesi Selatan, khususnya suku Toraja, tergolong cukup besar dan bergerak di berbagai sektor profesi. Oleh karena itu, kehadiran Kontingen Pesparawi Sulsel di Manokwari menjadi sebuah kehormatan besar bagi kami semua, terutama keluarga besar IKT Papua Barat. Jika nanti kontingen berhasil menyapu bersih gelar juara, kebanggaan itu tentu akan menjadi milik kami yang ada di rantau ini juga,” tegas Kornelius optimis.
Di sisi lain, Ketua LPPD Sulsel, Pdt. Adrie O. Massie, S.Th, saat diwawancarai oleh awak media menjelaskan bahwa total kekuatan Kontingen Sulsel di Manokwari mencapai 196 orang yang diberangkatkan bertahap dalam 7 kloter. Sulsel sendiri dipastikan akan bertarung sengit di 9 kategori lomba (dari total 12 kategori yang dipertandingkan secara nasional), dengan target ambisius menyapu bersih predikat juara dan mengamankan posisi 3 besar nasional. (*)













