News  

Rahmawati Gandeng BRI Hadirkan Ambulans Gratis untuk Pasien di Kaltara

Demi memastikan pelayanan berjalan responsif terhadap kebutuhan publik, pengelola yayasan kini tengah mematangkan sistem kerja serta penyusunan jadwal tugas pengemudi. Penerapan skema tiga sif kerja sedang dirancang agar kendaraan ambulans dapat siaga penuh selama 24 jam penuh, termasuk untuk merespons panggilan darurat di tengah malam maupun waktu subuh.

Ardiansyah menambahkan bahwa teknis pengaturan tersebut masih digodok dalam rapat internal yayasan. Di samping itu, pihaknya juga sedang mempersiapkan nomor kontak layanan khusus (call center) agar masyarakat dapat menjangkau layanan ambulans dengan lebih cepat dan praktis.

“Kalau untuk operasional nanti kami rapatkan terkait pelaksanaannya. Rencana awal menggunakan sistem sif, kemungkinan tiga sif, karena kebutuhan mendesak tidak mengenal waktu. Kadang tengah malam, kadang subuh, makanya kami merencanakan pelayanan 24 jam,” tuturnya.

Sebelum saluran komunikasi resmi tersebut dirilis ke publik, masyarakat untuk sementara waktu dapat menghubungi langsung Ardiansyah ataupun sekretaris yayasan apabila memerlukan informasi seputar layanan ambulans. Penggunaan kendaraan ini tetap dibatasi secara ketat untuk kepentingan medis semata, seperti pengantaran pasien berobat, dan bukan untuk fungsi transportasi umum di luar ranah kesehatan.

BACA JUGA:  Wagub Kaltara Hadiri FEKDI x IFSE 2026

“Untuk kontak yang bisa dihubungi ini masih kami bahas secara internal. Nanti ada kontak khusus untuk ambulans. Yang jelas, sepanjang peruntukannya untuk kesehatan, insyaallah gratis karena memang tujuan awalnya membantu masyarakat yang membutuhkan,” tutup Ardiansyah. (*)