Penulis mengulas otonomi daerah, desentralisasi fiskal, hubungan keuangan pemerintah pusat dan daerah, pemerataan ekonomi, demokrasi ekonomi, privatisasi, serta transformasi badan usaha milik negara (BUMN).
Persoalan desentralisasi dipandang bukan semata-mata sebagai pembagian kewenangan administratif, tetapi juga berkaitan dengan distribusi kekuasaan dan sumber daya ekonomi.
Perhatian khusus diberikan pada ekonomi politik pertambangan dan pengelolaan sumber daya alam.
Dalam bab terakhir, penulis menghadirkan kasus pertambangan di Sulawesi Tenggara untuk menjelaskan hubungan antara pemerintah, perusahaan, masyarakat lokal, perizinan, kepentingan ekonomi, konflik agraria, dan persoalan lingkungan.
Pembahasan tersebut memperlihatkan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak otomatis menjamin kesejahteraan masyarakat.
Keberhasilan pembangunan juga harus dilihat dari pemerataan manfaat ekonomi, perlindungan lingkungan, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.
Kasus Sulawesi Tenggara menjadikan buku ini memiliki kedekatan dengan persoalan pembangunan daerah, sekaligus memperlihatkan bagaimana teori ekonomi politik dapat digunakan untuk menganalisis kebijakan secara konkret.
Dilengkapi Materi Pembelajaran
Sebagai buku ajar, karya Andi Tenri Machmud disusun secara sistematis.
Setiap bab dilengkapi deskripsi materi, capaian pembelajaran, kata kunci, rangkuman, pertanyaan diskusi, tugas analisis, dan daftar pustaka.
Struktur tersebut dirancang untuk membantu mahasiswa memahami teori sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis terhadap persoalan administrasi publik.
Buku ini terutama ditujukan bagi mahasiswa Administrasi Publik, tetapi juga relevan sebagai referensi bagi mahasiswa Ilmu Pemerintahan, Ilmu Politik, Kebijakan Publik, dan Ekonomi Pembangunan.
Selain kalangan akademisi, buku tersebut dapat dimanfaatkan aparatur pemerintah, peneliti, analis kebijakan, serta praktisi pembangunan.
Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. H. La Ode Muhammad Sjamsul Qamar, M.T., IPU., dalam sambutannya pada buku tersebut menyampaikan apresiasi atas terbitnya karya akademik ini.
Ia menilai kajian ekonomi politik penting untuk memahami bahwa administrasi publik tidak bekerja dalam ruang yang sepenuhnya netral, melainkan dipengaruhi hubungan antara negara, pasar, birokrasi, dan masyarakat.
Memperkaya Kajian Administrasi Publik
Buku ini memiliki keunggulan pada keluasan pembahasan dan kemampuannya menghubungkan teori ekonomi politik dengan dinamika kebijakan pembangunan Indonesia.
Namun, karena mencakup banyak paradigma dan persoalan dalam 14 bab, beberapa isu masih membuka ruang pendalaman melalui studi empiris dan kajian yang lebih khusus.
Perkembangan ekonomi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pemerintahan, serta politik penguasaan data publik juga dapat menjadi materi pengembangan pada edisi berikutnya.
Kendati demikian, buku ini memberikan landasan konseptual yang berguna untuk memahami bahwa penyelenggaraan pemerintahan bukan sekadar urusan teknis administrasi.
Di dalamnya terdapat proses politik, persaingan kepentingan, distribusi sumber daya, serta pilihan kebijakan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Melalui karya ini, Andi Tenri Machmud mengingatkan pentingnya menghadirkan administrator publik yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga integritas, kepekaan sosial, serta kemampuan memahami hubungan antara kekuasaan dan kepentingan publik.
Buku Ekonomi Politik Administrasi Publik menjadi tambahan referensi bagi pengembangan ilmu administrasi publik di Indonesia, terutama dalam membaca persoalan pemerintahan dan pembangunan secara lebih kritis, kontekstual, dan berorientasi pada keadilan sosial.












