News  

Pimpinan Pusat Kukuhkan 519 Da’i Muda Muhammadiyah Sulsel

Para da’i muda Muhammadiyah diharapkan memahami medan dakwah hari ini. Medan dakwah sudah pindah dari surau ke TikTok, dari pengajian akbar ke grup WA, dari mimbar kayu ke podcast.

“Umat hari ini kena banjir informasi, tapi kekeringan teladan. Hoaks lebih cepat dari hadits. Joget lebih viral dari ngaji. Kalau mubaligh Muhammadiyah diam, maka ruang publik akan diisi orang yang tidak paham agama dan tidak paham Muhammadiyah,” kata Nurdin.
Ketua Panitia Pengukuhan Da’i Muda Muhammadiyah, Asnawin Aminuddin, dalam laporannya, mengatakan, ke-519 da’i muda Muhammadiyah yang telah dikukuhkan adalah alumni Sekolah Tabligh Muhammadiyah Sulsel Angkatan Kedua.

“Sekolah Tabligh Angkatan Pertama diadakan tahun lalu, dikukuhkan pada bulan Februari 2025, dengan jumlah alumni 27 orang. Sekolah Tabligh Muhammadiyah Sulsel Angkatan Kedua ini menghasilkan 519 da’i muda, dari 770 peserta secara keseluruhan. Jadi ada lebih dari 200 peserta yang tidak lulus,” kata Asnawin.

BACA JUGA:  Gubernur Zainal Resmi Tutup Irau Ke-12 HUT Ke-27 Malinau, Ribuan Warga Penuhi Padan Liu’ Burung