News  

Menyatu dalam Alam, Ansor dan PMII Maros Eratkan Ukhuwah di Rumah Amure

NusantaraInsight, Maros — Di tengah keheningan alam karst Rammang-Rammang, kebersamaan itu terasa begitu hangat dan bersahabat.

Anggota DPR RI Fraksi PKB Andi Muawiyah Ramly menerima kunjungan silaturrahim Ketua Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kabupaten Maros Abrar Rahman dan Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Maros Abustan bersama beberapa kader di Rumah Amure, di Desa Salenrang, Kec. Bontoa, Kab. Maros, Selasa (24/03/2026).

Pertemuan ini berlangsung sederhana, tanpa panggung formal dan tanpa sekat struktural. Di bawah langit terbuka dan dikelilingi panorama alam yang menenangkan, para sahabat duduk bersama, berbagi cerita, serta memperkuat jalinan ukhuwah yang telah lama terbangun, kata Abrar Rahman.

Obrolan yang mengalir ringan justru menjadi ruang paling jujur untuk saling memahami. Andi Muawiyah Ramly pun bercerita pengalaman ber PMII dan ber Ansor dinamika kaderisasi dimasanya, hingga harapan-harapan beliau kepada PMII dan Ansor semuanya hadir dalam suasana santai namun bermakna, kami mendegarkan masukan dan nasehat berharga dari beliau selaku senior kami di GP Ansor dan PMII, lanjut Ketua PC GP Ansor Maros 2017-2021 itu.

BACA JUGA:  Ada Apa, Masyarakat Rampi Demo

Di tempat ini, Ansor dan IKA-PMII Maros tidak hanya bertemu dengan Amure sapaan akrab Andi Muawiyah Ramly sebagai organisasi, tetapi juga menyambung silaturrahim antara kami kader muda NU dengan kakak atau senior sekaligus meminta arahan, nasehat dari beliau selalu tokoh Nasional sekaligus senior kami di PMII dan GP Ansor juga sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama ungkap Abrar.

Ketua GP Ansor Maros Abustan mengungkapkan bahwa momentum berharga ini seperti ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kebersamaan dalam nuansa silaturrahim pasca lebaran Idul Fitri di tengah kesibukan masing-masing. “Kadang kita butuh ruang seperti ini, bukan untuk rapat, tapi untuk kembali saling menguatkan.

Rumah Amure menjadi lebih dari sekadar tempat. Ia menjelma sebagai ruang refleksi, tempat di mana semangat kolektif kembali dirajut. Keindahan alam Rammang-Rammang seakan menjadi latar yang sempurna untuk meneguhkan komitmen bersama dalam berkhidmat kepada masyarakat, lanjutnya.

Menjelang akhir kegiatan, kebersamaan itu diabadikan dalam sebuah foto bersama. Namun lebih dari itu, yang terpatri adalah semangat yang sama: berjalan bersama, menjaga nilai, dan merawat ukhuwah tanpa batas.