Alfred menambahkan, strategi pemberangkatan bergelombang ini terpaksa diambil lantaran keterbatasan armada pesawat dan kapasitas kursi penerbangan rute Makassar-Manokwari setiap harinya. Terlebih lagi, ajang akbar Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 ini dipastikan bakal sangat padat karena menyedot perhatian sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi di seluruh Indonesia. Adapun untuk pemberangkatan Kloter 2 dijadwalkan akan terbang pada Rabu (17/6/2026) dini hari, tepat pukul 03.20 Wita. (*)
Mendarat di Manokwari, Kloter 1 Kontingen Pesparawi Sulsel Disambut Hangat dengan Topi Adat Papua
br
br
Rekomendasi untuk kamu

Luwu Timur, NusantaraInsight – Masyarakat Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili terutama warga asli Lampia menyambut baik dan memberikan dukungan penuh atas kehadiran investasi PT Indonesia Huali Industrial Park (IHIP)…

Pangkep, NusantaraInsight — Sebuah kantor desa baru di Desa Mattiro Deceng, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, menarik perhatian publik karena desain bangunannya yang megah dan kerap dibandingkan dengan…

Ia menegaskan, LDII Sulawesi Selatan berkomitmen mendukung berbagai program kepolisian, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, moderasi, toleransi, serta menjaga persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. “Bersama-sama kita wujudkan Sulawesi Selatan…

Sebelumnya, Sheikh Ibrahim sempat bermukim di Norwegia. Namun, panggilan jiwa membawanya kembali ke tanah kelahirannya untuk bertugas sebagai dokter sukarelawan (volunteer) di Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Di tempat itulah…

“Kepada anak-anak semua, teruslah semangat belajar. Jadikan bantuan ini sebagai penyemangat untuk meraih cita-cita. Jangan lupa menghargai jasa bapak dan ibu guru yang telah memberikan ilmu dan membimbing kalian,” pesannya….


br
br







br