Makassar, NusantaraInsight — Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si.,M.Psi, Psikolog menyebutkan bahwa masa pengabdian Dr. H. Basri, S.Pd.,M.Pd sebagai Kepala Bidang Kearsipan DispusArsip Sulsel selama 4 tahun meninggalkan legacy.
Hal ini terungkap saat acara pelepasan purnabakti Dr. Basri sebagai ASN di Pemprov Sulsel sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun ke 58 di Gedung Arsip Tamalanrea, Kamis (8/10/2026).
Kepala BPSDM Sulsel ini juga menyebutkan bahwa dirinya telah lama berinteraksi dengan Dr. Basri, bahkan sejak masa mahasiswa.
“Walaupun beda fakultas, kami dulu sering berinteraksi di kampus IKIP Ujung Pandang (UNM) karena sama-sama mahasiswa penerima beasiswa Supersemar,” ungkapnya.
Ia menyebutkan juga bahwa Dr. Basri tidak pensiun akan tetapi, dirinya hanya berpindah tempat tugas di tempat lain.
“Tentunya Pak Basri akan selalu membersamai kita, karena beliau adalah keluarga besar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel,” bebernya.
Ia berharap agar, Dr. Basri selalu menjalin silaturahmi dengan keluarga besar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel di manapun berada,” tambahnya.
“Terakhir saya mengucapkan mohon maaf apabila selama bertugas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel ada ucapan dan tindakan yang tidak berkenan di hati Pak Basri. Semoga di hari jadinya ini pula, Pak Basri diberkahi usianya dan cita-citanya dikabulkan. Beliau tidak pensiun, beliau cuma berpindah tempat tugas,” pungkasnya.
Senada dengan itu, Mantan KadispusArsip Sulsel Moh. Hasan Sijaya mengucapkan bahwa selama 4 tahun mengabdi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, Dr. Basri telah membuat legacy.
“Beliau mengangkat nama kearsipan melalui AAI Sulsel, dan sangat gencar melakukan sosialisasi ke daerah dengan menggunakan dana pribadi. Ini yang sangat sulit untuk dilupakan,” tutur Pustakawan Ahli Utama ini.
“Pak Basri, begitu gencar mengetuk pintu-pintu OPD untuk menyuarakan bahwa arsip itu penting. Bahwa arsip itu menjaga kita, dari kasus-kasus hukum,” sebutnya.
Ia juga memuji Dr. Basri yang tak pernah lelah melakukan gebrakan tentang pentingnya arsip.
“Bukan hanya OPD tingkat Provinsi Sulsel akan tetapi juga lintas instansi dan departemen,” tambahnya.
“Terakhir saya ucapkan selamat ulang tahun dan juga mohon maaf apabila selama 4 tahun ini kita sama-sama di sini, ada ucapan dan tindakan yang tidak berkenan. Semoga Pak Basri selalu diberi kesehatan dan juga cita-citanya terkabulkan,” tandasnya.
Sekilas Dr. Basri
Diketahui Dr. Basri mulai berkarir sebagai ASN (guru) pada tahun 1995 di SMAN 2 Rantepao kemudian mutasi di kabupaten Gowa, lalu ke Makassar hingga terakhir di Pemprov Sulsel.
Dr. Basri berkarir selama 31 tahun dan sebagian besar karirnya dijalani di dunia pendidikan. Seluruh jabatan di Dinas Pendidikan Sulsel telah dicicipinya.
Ia juga pernah menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan selama 8 bulan sebelum di mutasi ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel sebagai Kepala Bidang Kearsipan.
Di dunia organisasi, Dr. Basri hingga kini masih tercatat sebagai Ketua PW AAI Sulsel, Wakil Ketua IKA BKPRMI Sulsel sekaligus penasihat BKPRMI Pusat, Wakil Ketua PGRI Sulsel, Wakil Ketua Pordi Sulsel/Ketua Pordi Kabupaten Pinrang.
Sebelumnya, ia tercatat sebagai Ketua KNPI Kota Makassar dan juga sebagai penasihat dan pembina pada organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan.












