“Saya secara pribadi sangat mendukung agar bahasa ibu, khususnya bahasa Toraja, masuk dalam kurikulum pendidikan formal. Ini bukan hanya soal menjaga warisan budaya, tetapi juga memperkuat identitas lokal dan daya saing generasi muda. Jika bahasa ibu masuk dalam kurikulum, anak-anak sejak dini bisa memahami dan mencintai akar budayanya tanpa harus kehilangan keterampilan berbahasa global,” pungkasnya.
Dr. Dirk Sandarupa Sosok Dibalik Seminar Nasional Bahasa Ibu
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

NusantaraInsight, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta pengurus masjid mengoptimalkan peran masjid sebagai ruang interaksi sosial dan pembinaan generasi muda. Hal itu disampaikan Munafri saat melaksanakan Safari Subuh…

NusantaraInsight, Enrekang — Pada hari Kamis 26 Februari 2026 dan merupakan hari keempat kegiatan Ramadhan Andalan Mengaji (RAM) di SMA Negeri 2 Enrekang, para peserta mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang…

NusantaraInsight, Makassar — Rumah Zakat kembali menghadirkan kebahagiaan di bulan suci Ramadhan melalui program Berbagi Buka Puasa. Pada 23–24 Februari 2026, sebanyak 400 paket berbuka puasa disalurkan kepada para lansia…

NusantaraInsight, Makassar — Kolaborasi antara Rumah Zakat dan Tigalapan Indonesia Mengadakan seremoni simbolisasi penyerahan Beasiswa Mahasiswa kepada 12 mahasiswa dari berbagai kampus, serta bantuan kewirausahaan kepada 10 mualaf yang berasal…

Terpisah Ketua Panitia Amaliyah Ramadhan KWIM, Salama Kaplale menambahkan, selama Ramadhan tahun ini, pihaknya melakukan tarawih bersama selama empat kali. Tarawih kedua di Asrama Putri ‘Ama Sumitro”, Jalan Tupai pada…







