Mikroplastik dapat masuk ke rantai makanan di sungai dan laut melalui proses bioakumulasi. Ikan mengonsumsi mikroplastik melalui dua mekanisme utama.
Pertama, saat mereka memakan plankton atau organisme kecil lainnya yang telah terkontaminasi mikroplastik. Dan kedua, secara langsung menelan mikroplastik yang tersuspensi di air.
Hal ini terjadi karena ukuran dan bentuk partikel mikroplastik sering kali menyerupai pakan alami ikan, seperti plankton, telur ikan, atau larva kecil. Beberapa mikroplastik bahkan memiliki warna, transparansi, atau gerakan di air yang mirip dengan makanan alaminya. Akibatnya, banyak ikan tidak mampu membedakan antara mikroplastik dengan mangsa alaminya, terutama pada fase larva atau juvenil ketika sistem penglihatan dan sensorik mereka masih berkembang.
Selain itu, beberapa spesies ikan yang merupakan pemakan filter (filter feeder) atau pemakan dasar (benthic feeder) juga cenderung menelan air atau sedimen secara langsung, sehingga mikroplastik ikut masuk ke dalam saluran pencernaannya.
Demikian juga dengan rumput laut yang bersifat sebagai biofilm substrat—permukaan daunnya dapat ditempeli oleh mikroplastik yang tersuspensi di air laut.
Dampak pada manusia: Ketika manusia mengonsumsi ikan atau rumput laut yang telah terkontaminasi mikroplastik, partikel plastik dan zat kimia berbahaya yang menempel di permukaannya — seperti logam berat, pestisida, dan senyawa pengganggu hormon (endocrine disrupting chemicals seperti BPA, ftalat) — berpotensi masuk ke dalam tubuh manusia.
Akumulasi mikroplastik dan zat toksik tersebut dalam jangka panjang dapat memicu gangguan hormon (endokrin), meningkatkan risiko gangguan metabolisme, berkontribusi terhadap peradangan kronis, serta berpotensi mempengaruhi fungsi organ vital seperti hati, ginjal, sistem saraf, dan sistem reproduksi.
Temuan ini menjadi peringatan penting bagi kita semua tentang urgensi pengurangan sampah plastik, penguatan pengelolaan limbah, serta perlunya regulasi ketat dalam mengendalikan polusi plastik sejak sumbernya, tutup Rafika.












