Selain itu, bootcamp ini juga diarahkan untuk membangun literasi positif di kalangan generasi muda. Para peserta didorong agar mampu menghadirkan informasi yang menenangkan, solutif, dan memberi harapan di tengah maraknya konten negatif serta disinformasi yang beredar di ruang digital.
Menurutnya, keberadaan generasi muda yang memiliki kemampuan jurnalistik akan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kehadiran mereka tidak hanya dirasakan melalui aktivitas sosial, tetapi juga melalui tulisan dan konten yang mampu mengedukasi, menginspirasi, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta keagamaan.
“Karena peserta bootcamp ini seluruhnya generasi muda, kami berharap kehadiran mereka benar-benar dirasakan masyarakat melalui karya-karya yang mereka hasilkan. Tulisan dan konten yang baik akan menjadi jejak kontribusi yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Asdar berharap para peserta dapat menjadi duta informasi yang mampu menyampaikan berbagai program, kegiatan, dan kontribusi LDII secara profesional kepada publik. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat sekaligus melihat berbagai upaya organisasi dalam bidang dakwah, pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan pembangunan sumber daya manusia.
Menurut peserta bootcamp jurnalistik tingkat mahir, Nailah Arza Shafyra pelatihan ini sangat baik dan bermanfaat. Kegiatan ini tidak hanya memberikan suasana belajar yang interaktif, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan antara anggota LINES dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
“Selama kegiatan, saya memperoleh banyak ilmu dan keterampilan baru, mulai dari teknik penulisan berita, peliputan, fotografi, videografi, hingga pengelolaan media digital yang lebih efektif dan profesional,” tutur Nailah.
Kedepan, Nailah berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan materi yang semakin berkembang sesuai kebutuhan zaman. “Saya juga berharap ilmu yang telah diperoleh dapat diterapkan dengan baik di daerah masing-masing sehingga kualitas publikasi kegiatan LDII semakin meningkat, serta mampu mendorong generasi muda untuk terus belajar, berkarya, dan berkontribusi melalui media dan jurnalistik,” ujar Nailah.
Melalui Bootcamp Jurnalistik Tingkat Mahir ini, LDII Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi informasi, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan tanggung jawab sosial. Di tengah tantangan era digital, kehadiran jurnalis muda yang profesional dan menebarkan kesejukan diharapkan menjadi bagian dari solusi untuk menciptakan ruang informasi yang sehat, mencerdaskan, serta memperkuat persatuan bangsa.













