News  

Appi Sentil Camat-Lurah: Jangan Datang, Duduk, Absen di Kantor, Harus Turun Lihat Warga

Munafri menilai perubahan tersebut harus dimulai dari wilayah karena camat dan lurah merupakan jajaran pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Munafri juga mengingatkan jajaran camat dan lurah untuk menjaga fokus kerja hingga akhir hari.

Dia berharap seluruh kegiatan di wilayah sudah dapat ditangani sejak pagi sehingga pada siang hingga sore hari jajaran tinggal melakukan kontrol, evaluasi, dan memastikan pekerjaan berjalan sesuai target.

“Saya berharap seluruh kegiatan di wilayah sudah selesai dari tadi pagi, sehingga saat ini sudah sisa kontrol yang dijalankan,” harapnya.

Appi juga mengingatkan pentingnya menjaga fokus kerja, terutama pada jam-jam ketika konsentrasi aparatur mulai menurun.

Menurut Munafri, kontrol terhadap program juga diperlukan agar setiap kegiatan yang telah dilakukan benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, ia meminta camat dan lurah terus melakukan evaluasi terhadap hasil program, bukan hanya melaporkan bahwa kegiatan telah dilaksanakan.

“Yang kita mau adalah kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat. Sehingga memang dibutuhkan penjelasan yang berulang-ulang kali harus disampaikan,” tuturnya.

BACA JUGA:  Ombudsman Soroti Pengunduran Diri Ratusan Kepala Sekolah di Sulsel, Minta Pemprov Jelaskan Secara Transparan

Munafri menegaskan, transformasi menuju impactful governance menjadi bagian penting dari arah kepemimpinan Pemerintah Kota Makassar dalam lima tahun ke depan.

Intinya, kata dia, pemerintah tidak lagi boleh hanya bertanya berapa banyak program yang telah dilaksanakan, tetapi harus mampu menjawab seberapa besar perubahan kehidupan masyarakat yang berhasil dihasilkan dari program tersebut.

Paradigma inilah yang diminta Munafri diterjemahkan oleh seluruh camat dan lurah dalam setiap pekerjaan di wilayah masing-masing.

“Sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat dan pembangunan tidak berhenti sebagai kegiatan administratif semata,” tukas Appi. (*)