News  

Appi Luncurkan Logo HUT ke-419 Makassar, Filosofi Pappaseng Berpadu dengan Desain Modern

“Kami mencoba mengulik kembali filosofi pappasang, kemudian mengemasnya menjadi lebih modern dan festif, sehingga bisa dirayakan. Kami juga menampilkan beberapa mockup untuk memperlihatkan bagaimana desain ini bisa lebih dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Agung mengungkapkan, proses perancangan logo berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Dalam proses tersebut, timnya mendapat pendampingan dari ADGI Chapter Makassar untuk mematangkan konsep dan memperkuat daya tarik visual karya.

Kolaborasi tersebut membantu tim mengolah gagasan awal menjadi desain yang lebih komunikatif, menarik, dan sesuai dengan semangat perayaan hari jadi Kota Makassar.

Dari sisi warna, Agung mengatakan, ingin menghadirkan kesan perayaan sekaligus membangun pesan positif bagi masyarakat.

Warna-warna yang digunakan diarahkan untuk menumbuhkan harapan dan sikap optimistis dalam menyongsong masa depan kota.

“Esensinya, kami ingin mendapatkan kesan festif-nya. Tujuan penggunaan warnanya adalah bagaimana menumbuhkan harapan dan sikap optimistis,” tuturnya.

Pesan tersebut sejalan dengan tema HUT ke-419 Kota Makassar, yakni “Nyalakan Harapan, Merawat Masa Depan”. Tema ini menempatkan harapan bukan sekadar sebagai slogan, melainkan dorongan untuk terus bergerak maju dan menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

BACA JUGA:  Kunker ke GIIC Deltamas, Rahmawati Zainal Soroti Pemberdayaan Pekerja Lokal dan Beasiswa CSR

Di balik karya yang terpilih sebagai pemenang, Agung memiliki latar belakang pendidikan desain komunikasi visual di Universitas Negeri Makassar (UNM).

Bidang tersebut menjadi bagian dari kesehariannya dalam mengembangkan gagasan dan menerjemahkannya ke dalam karya desain.

“Sayembara logo HUT ke-419 Kota Makassar menjadi pengalaman pertama baginya mengikuti kompetisi tersebut atas nama pribadi maupun studio,” tuturnya.

Ia menyebut, tim Tudob Studio terdiri atas tiga orang dengan pengalaman yang berbeda. Salah satu anggota tim sebelumnya telah memiliki pengalaman mengikuti kompetisi serupa.

Agung juga mengapresiasi dukungan ADGI Chapter Makassar yang mendampingi proses pengembangan karya hingga menjadi desain yang dinilai layak mewakili identitas perayaan Kota Makassar.

Kemenangan ini sekaligus menjadi ruang bagi desainer muda untuk menunjukkan bahwa kreativitas dapat menjadi bagian dari upaya merawat warisan budaya sekaligus membangun wajah kota yang lebih modern.

“Melalui perpaduan filosofi pappasang, pendekatan visual kontemporer, serta pesan harapan dan optimisme, logo HUT ke-419 Makassar menjaga nilai-nilai lokal dalam perjalanan kota menuju masa depan,” tutup Agung. (*)