News  

Appi Luncurkan Logo HUT ke-419 Makassar, Filosofi Pappaseng Berpadu dengan Desain Modern

Dalam konteks itu, harapan tidak cukup berhenti sebagai slogan. Harapan harus diwujudkan melalui kerja nyata, kolaborasi, serta keputusan pembangunan yang mempertimbangkan kebutuhan generasi mendatang.

Pesan tersebut menjadi salah satu ruh yang ingin dihadirkan melalui logo HUT tahun ini.

“Setiap unsur visual, kita harapkan mampu merepresentasikan semangat untuk terus bergerak maju tanpa meninggalkan nilai-nilai yang membentuk karakter Kota Makassar,” harapnya.

Pada kesempatan ini, Munafri juga menekankan bahwa kemajuan kota bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah.

Partisipasi masyarakat, termasuk kontribusi para pelaku industri kreatif, menjadi bagian penting dalam membangun identitas dan masa depan kota.

Karena itu, ia mengapresiasi seluruh finalis yang telah menghadirkan perspektif berbeda dalam memaknai harapan dan modernitas melalui karya desain mereka.

“Keempat finalis ini memberikan sudut pandang yang sangat luar biasa. Memaknai harapan itu berbeda-beda, memaknai kata modern juga berbeda-beda,” ungkapnya.

Wali kota yang akrab disapa Appi itu turut menyampaikan apresiasi kepada ADGI Chapter Makassar atas keterlibatannya dalam mendampingi proses sayembara sejak tahap awal hingga penetapan pemenang.

BACA JUGA:  DPU Makassar Benahi Timbunan dan Akses Jalan TPA Tamangapa Antang

Dia berharap para desainer yang terlibat dapat terus berkontribusi dalam berbagai kegiatan Pemerintah Kota Makassar ke depan, sehingga ruang kreatif semakin terbuka dan karya anak muda mendapat tempat dalam pembangunan daerah.

Melalui peluncuran logo ini, Pemkot Makassar ingin menegaskan bahwa perayaan hari jadi kota bukan hanya tentang mengenang perjalanan sejarah, melainkan juga momentum untuk memperkuat kebersamaan, merawat warisan budaya, dan menyalakan optimisme menuju masa depan.

“Memasuki usia ke-419 tahun, Kota Makassar tidak hanya merayakan panjangnya perjalanan, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus tumbuh sebagai kota yang terbuka, berkarakter, dan mampu menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi,” tutup Appi.

Diketahui, filosofi pappasang menjadi inspirasi utama Agung Alfata dari Tudob Studio dalam merancang logo Hari Jadi ke-419 Kota Makassar.

Melalui pendekatan visual modern dan warna yang merepresentasikan harapan serta optimisme, logo tersebut dirancang untuk menghadirkan identitas kota yang tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal.

Agung terpilih sebagai pemenang sayembara desain logo HUT ke-419 Kota Makassar yang diselenggarakan Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata berkolaborasi dengan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Chapter Makassar.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Sulsel Siap Hadiri Pelantikan PWI Masa Bakti 2026–2031

Dia menjelaskan, konsep pappasang dipilih karena mengandung nilai petuah yang diwariskan para leluhur kepada generasi penerus.

“Nilai-nilai ini, lahir dari pengalaman masyarakat dalam merespons alam dan kehidupan, kemudian diteruskan sebagai pedoman bagi anak-anak dan generasi berikutnya,” ujarnya.

Lanjut dia, filosofi itu kemudian diolah menjadi identitas visual yang lebih modern, atraktif, dan memiliki nuansa perayaan, tanpa meninggalkan pesan budaya yang menjadi fondasinya.

“Pappasang ini kami angkat sebagai highlight dalam logo Kota Makassar. Kami melihat bagaimana petuah-petuah leluhur lahir dari cara mereka merespons alam, kemudian menjadi pesan untuk anak-anak dan generasi penerusnya,” jelas Agung.

Menurutnya, tantangan dalam merancang logo tersebut adalah menerjemahkan nilai filosofis yang kuat ke dalam desain yang tetap relevan dengan perkembangan zaman dan mudah diterima masyarakat.

Karena itu, dia tidak hanya berfokus pada bentuk logo, tetapi juga menyiapkan sejumlah visualisasi atau mockup untuk memperlihatkan bagaimana identitas tersebut dapat diterapkan dan terasa dekat dengan kehidupan masyarakat.