News  

31 Mahasiswa Pascasarjana Unidayan Terbang ke Bali, Belajar Inovasi Pemerintahan Badung

Pemilihan daerah tersebut didasarkan pada kebutuhan mahasiswa untuk mempelajari inovasi kebijakan publik dari praktik pemerintahan daerah.

Enam Dosen Dampingi 31 Mahasiswa
Dalam perjalanan akademik ke Badung, 31 mahasiswa didampingi enam dosen.

br

Mereka adalah Prof Dr Drs Andi Tenri Machmud MSi, Dr La Didi SSos MAP, Dr Rahmawati SSos MPA, Dr Zainul Abidin SSos MSi, Dr La Ode Syaiful Islami SSos MSi, dan Dr Syahril Ramadan SSos MSi.

Program Magister Ilmu Administrasi Negara Unidayan diselenggarakan berdasarkan SK Nomor 11735/D/T/K-IX/2012.

Program tersebut dirancang dengan menggabungkan pendekatan teori dan praktik untuk membekali mahasiswa memahami serta menganalisis berbagai persoalan administrasi publik.

Lulusan diarahkan memiliki kompetensi sebagai manajer publik, analis kebijakan publik, dan manajer riset bidang administrasi publik.

Program magister ditempuh selama empat semester atau dua tahun dengan beban 44 SKS. Adapun batas masa studi maksimal empat tahun.

Visi yang diusung adalah “Unggul dalam pengembangan Ilmu Administrasi Negara/Publik di kawasan Sulawesi Tenggara pada tahun 2035.”

BACA JUGA:  Wali Kota dan Wawali Makassar Ikuti International Conference on Infrastructure 2025

Melalui kunjungan ke Badung, Pascasarjana Unidayan ingin mahasiswa tidak berhenti memahami tata kelola publik dari buku dan ruang kelas. Mereka juga melihat langsung bagaimana inovasi pemerintahan bekerja, kemudian membawa pulang pembelajaran tersebut untuk didiskusikan dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah di Sulawesi Tenggara.

br
br