Terima Kunjungan Pemkab Majene, Munafri Paparkan Program Unggulan Makassar

Tetapi juga untuk mempelajari berbagai keunggulan dan strategi pembangunan yang diterapkan Pemerintah Kota Makassar.

Ia menuturkan, Kota Makassar dinilai berhasil mencatatkan berbagai capaian kinerja dan prestasi, termasuk raihan sejumlah penghargaan di tingkat regional maupun nasional.

“Pertemuan ini penting, karena kami mengetahui bahwa Kota Makassar berhasil meraih banyak prestasi. Kami melihat langsung bagaimana bapak wali kota dan jajaran memperoleh berbagai penghargaan,” ungkapnya.

“Oleh karena itu, kesempatan ini kami manfaatkan untuk melakukan sharing strategi, khususnya terkait kebijakan dan langkah-langkah yang dilakukan sehingga capaian kinerja tersebut dapat diraih,” sambung dia.

Selain agenda silaturahmi dan studi strategis pemerintahan, Andi Rita Mariana mengungkapkan bahwa rombongan Pemkab Majene juga melaksanakan kegiatan retreat selama kurang lebih dua hari di Kota Makassar.

Menurutnya, Makassar dipilih karena memiliki daya tarik yang lengkap, baik dari sisi tata kelola pemerintahan, kuliner, hingga potensi pariwisata dan sejarah yang tidak dimiliki daerah lain.

“Kami memilih Kota Makassar karena banyak hal yang bisa kami pelajari dan nikmati di sini. Selain kuliner, Makassar juga menawarkan banyak hal yang tidak kami dapatkan di Kabupaten Majene,” jelasnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Makassar Ajak HMI Berperan Pemberdayaan Pemuda

Dalam kesempatan tersebut, Andi Rita Mariana juga memaparkan gambaran umum Kabupaten Majene. Ia menjelaskan bahwa Majene merupakan salah satu kota tua dan memiliki nilai sejarah sebagai pusat pemerintahan sebelum masa kemerdekaan.

Setelah pemekaran wilayah, Majene ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Barat. Ia menambahkan, berbagai program nasional juga telah dilaksanakan di Kabupaten Majene, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta pembangunan Kampung Nelayan yang saat ini masih dalam proses.

Selain itu, layanan SPB telah aktif di sekitar 16 titik untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Secara geografis, Kabupaten Majene merupakan kabupaten dengan luas wilayah relatif kecil, sekitar 900 kilometer persegi, dengan panjang garis pantai mencapai 125 kilometer.

Adapun komoditas unggulan daerah meliputi sektor pertanian seperti kelapa dan kakao, sektor perikanan, serta potensi pertambangan. Potensi sumber daya alam di Majene sebenarnya cukup melimpah.

“Namun kami menyadari bahwa pengelolaannya belum maksimal. Karena itu, kami terus menyusun strategi untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memaksimalkan seluruh sumber-sumber PAD yang ada,” katanya.

BACA JUGA:  Melinda Aksa Tegaskan Komitmen TP PKK Wujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Menurut Andi Rita Mariana, sektor pertanian dan perikanan menjadi kontributor terbesar terhadap perekonomian Kabupaten Majene. Ke depan, pihaknya juga menargetkan Majene tidak hanya menjadi daerah lintasan, tetapi mampu menjadi tujuan persinggahan yang memberikan nilai tambah ekonomi.

“Kami berharap pada tahun 2026, Majene tidak sekadar menjadi kota lintasan. Orang yang melintas diharapkan singgah, beraktivitas, dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” tutup dia. (*)