Pemkot Makassar Gandeng Konten Kreator, Appi: Boleh Promosi Program, Boleh Juga Kritik

“Kita kolaborasi berikan edukasi pada masyarakat. Kita ingin masyarakat memahami bahwa sampah bukan hanya masalah, tapi juga bisa memberikan nilai ekonomi bagi rumah tangga,” ajak Appi.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu Kota Makassar itu juga, memaparkan sejumlah program strategis Pemerintah Kota Makassar, yang membutuhkan dukungan sosialisasi dari para kreator digital.

Diantaranya adalah, sambungan air gratis bersih PDAM bagi masyarakat kurang mampu, kemudian layanan pengaduan masyarakat melalui Lontara, yang menampung ribuan laporan warga dan berupaya menindaklanjuti aduan tersebut secepat mungkin.

Selain itu, Pemkot Makassar juga menjalankan program seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP, masing-masing dua pasang seragam yang dibiayai melalui APBD.

Progrma tak kalah penting kata dia, kebijakan iuran sampah gratis bagi masyarakat rumah tangga kurang mampu di Kota Makassar.

“Program ini harus diketahui masyarakat bahwa ada anggaran pemerintah yang digunakan untuk membantu kebutuhan pendidikan anak-anak kita,” jelas Munafri.

Di bidang perlindungan sosial, Pemkot Makassar juga menanggung iuran BPJS bagi puluhan ribu masyarakat. Tahun ini, sebanyak 81 ribu warga mendapat jaminan sosial yang mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

BACA JUGA:  Aliyah Mustika dan Melinda Aksa Meriahkan Karnaval APEKSI di Surabaya

Tak hanya itu, pemerintah kota juga memberikan 41 ribu jaminan hari tua bagi pekerja rentan dan pekerja keagamaan, termasuk membuka peluang bagi pekerja kreatif untuk didaftarkan dalam program tersebut.

Ia mengajak para kreator untuk ikut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah serta memanfaatkan sampah melalui berbagai metode seperti komposter dan maggot.

“Kita ingin masyarakat memahami bahwa program gratis terutama sampah bukan hanya masalah, tapi juga bisa memberikan nilai ekonomi bagi rumah tangga,” terang politisi Golkar itu.

Melalui pertemuan ini, Munafri berharap terjalin kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan komunitas kreatif, sehingga berbagai program pembangunan dapat tersampaikan dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami masyarakat.

“Kami berharap setelah pertemuan tersebut, para pelaku industri kreatif dapat terus menjalin komunikasi dan berkolaborasi dengan berbagai OPD untuk menyosialisasikan program-program Pemerintah Kota Makassar secara lebih luas,” harap Appi.

Sedangkan, Perwakilan komunitas selebgram Kota Makassar, Ahmad Zuhaelsi yang akrab disapa Abu, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar atas undangan silaturahmi dalam kegiatan buka puasa bersama para kreator digital.

BACA JUGA:  Disnaker Makassar Gelar Barista Skill Competition, Nielma: Kami Libatkan Teman-teman Disabilitas

Dalam kesempatan itu, Abu mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Makassar yang telah membuka ruang silaturahmi dan komunikasi dengan para pelaku industri kreatif di Kota Makassar.

“Kita berkumpul bersama Pak Wali Kota sore ini, dan kami mengucapkan terima kasih banyak karena sudah diundang untuk bersilaturahmi sekaligus buka puasa bersama,” ujarnya.

Ia berharap, pertemuan tersebut dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara komunitas kreator digital dengan Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung berbagai program pembangunan.

Menurutnya, para selebgram dan kreator konten di Makassar siap berkontribusi dengan cara mereka masing-masing untuk membantu menyampaikan berbagai informasi serta program pemerintah kepada masyarakat.

“Semoga ke depan teman-teman di sini bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar bersama Pak Wali Kota,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, Abu kembali menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Makassar, beserta jajaran pemerintah kota yang selama ini dinilai terus memberikan dukungan kepada komunitas kreatif.