Kadis PU Makassar Imbau Masyarakat Gunakan Aplikasi Lontara+

Makassar, NusantaraInsight – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Fokus utama diarahkan pada penanganan permasalahan drainase yang berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir di sejumlah wilayah.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memaksimalkan pemanfaatan aplikasi Lontara+, platform pengaduan terintegrasi milik Pemerintah Kota Makassar. Melalui aplikasi ini, warga dapat menyampaikan keluhan terkait infrastruktur secara langsung dan real time, termasuk masalah drainase yang tersumbat akibat sedimentasi, sampah, maupun kerusakan saluran.

Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir, menjelaskan bahwa Lontara+ menjadi jembatan efektif antara masyarakat dan pemerintah kota dalam menindaklanjuti berbagai persoalan infrastruktur. “Dengan memanfaatkan Lontara+, setiap keluhan akan ditindaklanjuti dengan cepat. Baik itu soal infrastruktur jalan, maupun drainase dengan berbagai persoalannya,” ujar Zuhaelsi, Kamis (12/6/2026).

Menurut Zuhaelsi, sejauh ini aplikasi tersebut terbukti ampuh sebagai wadah interaksi dua arah. Sebagian besar laporan yang masuk terkait kerusakan jalan, lampu penerangan, pohon tumbang, hingga genangan air telah berhasil diselesaikan berkat respons cepat tim lapangan. “Karena itu kita ajak masyarakat memanfaatkan aplikasi Lontara+. Aplikasi ini akan direspons dengan cepat dan efektif,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Usung Program Jagai Anakta, Sekcam Tamalate Hadiri Pelantikan dan Kenaikan Tingkat Siswa Tapak Suci

Kehadiran Lontara+ diharapkan tidak hanya mempercepat penanganan masalah, tetapi juga membangun budaya partisipatif warga dalam menjaga kebersihan dan fungsi infrastruktur kota, khususnya saluran drainase sebagai kunci pencegahan banjir.