Kabar Gembira, Appi Pastikan Pembangunan Stadion Untia Tahun Ini

Appi juga memastikan pembangunan Stadion Untia sepenuhnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar.

“Skemanya APBD,” tutup Appi.

Sedangkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan proses tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk menghadirkan stadion representatif yang mampu mendukung pengembangan olahraga sekaligus menjadi ikon baru Kota Makassar.

“Saat ini pembangunan Stadion Untia telah memasuki tahap pemilihan penyedia jasa,” ujarnya.

“Pada tanggal 3 Juli 2026, kami telah mengumumkan proses prakualifikasi penyedia sebagai tahapan awal dalam seleksi calon pelaksana pekerjaan,” sambung Zuhaelsi.

Pembangunan Stadion Untia akan dilaksanakan menggunakan skema tahun jamak (multiyears) untuk periode 2026–2027.

Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas PU telah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp350 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Paket pekerjaan tersebut telah diumumkan melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kota Makassar dengan nama paket Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Olahraga, Pembangunan Stadion Untia.

BACA JUGA:  Kadis PU Makassar Pimpin World Cleanup Day 2025 di Jl. AMD Borong Jambu Manggala

Nilai pagu paket ditetapkan sebesar Rp350.000.000.000, dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp350.000.000.000.

Sementara itu, nilai kontrak belum ditetapkan karena proses pengadaan masih berada pada tahap prakualifikasi dua file.

Zuhaelsi menjelaskan, setelah tahapan prakualifikasi selesai, proses pengadaan akan dilanjutkan dengan evaluasi administrasi, evaluasi teknis, serta penilaian terhadap kemampuan peserta dalam memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan.

Pemerintah Kota Makassar menargetkan proses pengadaan berjalan sesuai jadwal sehingga penyedia pelaksana pembangunan Stadion Untia dapat ditetapkan pada minggu keempat September 2026.

“Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menjalankan seluruh proses pengadaan secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.

Menurut Zuhaelsi, dengan mempertimbangkan tahapan kontraktual serta waktu efektif pelaksanaan hingga akhir tahun 2026, pekerjaan yang dapat direalisasikan pada tahun pertama difokuskan pada tahapan awal pembangunan.

Tahapan tersebut meliputi penyusunan desain rinci (detail engineering design), mobilisasi peralatan dan tenaga kerja, persiapan lapangan, serta pekerjaan pematangan lahan sebagai fondasi untuk pelaksanaan konstruksi utama pada tahun 2027.

BACA JUGA:  “Takalar Cepat” Memantapkan Kinerja dan Pelayanan di Lingkungan Pemerintah 

Ia menambahkan, pendekatan tersebut dilakukan agar seluruh proses pembangunan berjalan terencana, memenuhi aspek teknis, serta menghasilkan stadion yang berkualitas dan sesuai standar.

“Pembangunan Stadion Untia merupakan salah satu proyek strategis Pemerintah Kota Makassar,” katanya.

“Karena itu, seluruh tahapan kami laksanakan secara bertahap, mulai dari perencanaan, pengadaan, hingga pelaksanaan konstruksi agar proyek ini dapat berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran,” lanjutanya.

Dia menambahaka, Pemerintah Kota Makassar optimistis pembangunan Stadion Untia akan menjadi tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur olahraga di kota ini.

Kehadiran stadion tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pembinaan atlet dan penyelenggaraan berbagai ajang olahraga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan serta menghadirkan pusat aktivitas masyarakat.

Tahapan tersebut meliputi penyusunan desain rinci (detail engineering design), mobilisasi peralatan dan tenaga kerja, persiapan lapangan, serta pekerjaan pematangan lahan sebagai dasar pelaksanaan konstruksi utama yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.