Dinas PU Makassar Gelontorkan Rp10,6 Miliar untuk Perbaikan Akses TPA Antang

“Artinya, kita tidak ingin ini hanya menjadi tempat buang sampah semata, tetapi bagaimana pengelolaannya bisa lebih baik, mulai dari penataan, penutupan (cover), hingga pengaturan akses dan ketinggian timbunan sampah,” sambung Appi.

Menurutnya, berbagai upaya pembenahan yang telah dilakukan mulai menunjukkan progres positif, termasuk dalam pengelolaan sampah pendamping yang kini dinilai semakin tertata.

“Kita sudah melihat ada kemajuan dari sistem pengelolaan sampah pendamping ini, dan itu akan terus kita dorong agar lebih maksimal,” tambahnya.

Terkait skema besar pengelolaan sampah ke depan, Munafri menegaskan bahwa pemerintah akan tetap mengacu pada regulasi yang telah ditetapkan dan memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai aturan.

Sementara itu, terkait rencana pengembangan fasilitas pengolahan sampah seperti Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Antang.

Munafri menyebut pihaknya masih terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak Pemerintah pusat.

“Kita masih melakukan komunikasi dengan seluruh pihak yang terlibat. Semua tentu harus melalui proses dan kajian yang matang,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Kesiapan Maksimal Hadapi Pemeriksaan: Plt. Inspektur Rusli Pimpin Apel Gabungan Pemkab Takalar

Sedangkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas PU terus mendorong pembenahan infrastruktur pendukung di kawasan TPA Antang, Kecamatan Manggala.

Proyek ini menjadi bagian dari program strategis prioritas pemerintah kota dalam mendukung kelancaran sistem pengelolaan sampah, khususnya akses keluar masuk armada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa.

Zuhaelsi menjelaskan, melalui Bidang Jalan dan Jembatan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran pada tahun 2026 untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di kawasan tersebut.

“Kami Dinas PU, melalui Bidang Jalan dan Jembatan telah mengalokasikan anggaran tahun 2026 untuk perbaikan jalan dan area akses di lokasi TPA Antang sebagai program strategis prioritas pemerintah kota,” ujarnya.

Salah satu fokus utama adalah pembangunan jalan akses TPA Tamangapa, dengan pagu anggaran sebesar Rp10.631.400.000. Proyek ini mencakup satu ruas jalan yang saat ini masih dalam tahap persiapan dokumen perencanaan.

“Pembangunan Jalan Akses TPA Tamangapa dengan pagu Rp10,63 miliar untuk satu ruas saat ini sementara dalam tahap persiapan dokumen,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kadis PU Makassar Hadiri Rapat Teknis Terkait Trash Collector Conveyor

Selain itu, Dinas PU juga mengalokasikan anggaran untuk penataan pedestrian di kawasan tersebut dengan nilai mencapai Rp12.659.472.000 yang mencakup dua ruas.

Program penataan ini ditujukan untuk mendukung keteraturan kawasan sekaligus meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan di sekitar akses TPA.

“Untuk penataan pedestrian dengan pagu Rp12,65 miliar terdapat di dua ruas, saat ini juga masih dalam tahap persiapan dokumen tender pekerjaan,”
tambah Zuhaelsi.

Dia menegaskan, peningkatan infrastruktur ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi akibat antrean panjang truk sampah, sekaligus memperkuat sistem distribusi dan mobilitas armada di kawasan TPA Antang.

Dengan adanya pembenahan akses jalan dan fasilitas pendukung tersebut, Pemkot Makassar menargetkan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal, tertib, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya transformasi sistem persampahan di Kota Makassar. (*)