PDAM Makassar Siaga 24 Jam Tangani Keluhan Air Bersih 

Menurutnya, pola penanganan yang dilakukan di Kerung-Kerung juga diterapkan untuk wilayah utara Kota Makassar yang sebelumnya mengalami persoalan serupa.

“Untuk wilayah utara keluhannya mulai berkurang. Penanganan yang dilakukan di Kerung-Kerung kurang lebih sama seperti di wilayah utara,” katanya.

“Air juga sudah masuk ke Maccini Gusung, warga bisa nikmati,” lanjutnya.

Andi Syahrum menjelaskan, Instalasi Pengolahan Air (IPA) Panaikang sebagai salah satu sumber distribusi utama saat ini juga tengah dibenahi. Pengelolaan IPA tersebut dilakukan pihak ketiga dan dijadwalkan melakukan perbaikan intake pada Juni 2026.

Bahkan, pihak pengelola sudah menyampaikan kepada PDAM bahwa pada bulan Juni akan ada perbaikan pompa, setelah selesai, debit air yang dialirkan ke wilayah utara dan Kerung-Kerung bisa bertambah.

Selain itu, PDAM Kota Makassar juga tengah menyiapkan penyambungan jaringan pipa dari kawasan CPI yang tersambung dengan IPA Macini Sombala menuju wilayah utara Kota Makassar.

“Kita punya dua alternatif solusi. Mana yang lebih cepat, itu yang segera kita laksanakan progres,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Dihadiri Kabarharkam Polri, Wali Kota Makassar Lepas Peserta Jalan Sehat SMADA 88 Makassar

“Minggu ini kemungkinan sudah mulai dikerjakan penyambungan dari IPA Macini Sombala menuju wilayah utara,” tambahnya.

Andi Syahrum juga meminta masyarakat agar menyampaikan laporan secara rinci dengan mencantumkan titik lokasi agar penanganan di lapangan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Termasuk nomor telepon yang bisa dihubungi, agar petugas tidak mengalami kesulitan saat melakukan penanganan.

Ia menegaskan seluruh jajaran PDAM, mulai dari kepala wilayah hingga tim teknis, tetap siaga selama 24 jam untuk merespons pengaduan pelanggan.

“Tentu tim teknis kami menangani laporan sampai 24 jam. Setiap ada laporan yang masuk, langsung direspons,” ujarnya.

Terkait aksi protes warga beberapa waktu lalu, Andi Syahrum mengatakan pihaknya sebenarnya telah melakukan antisipasi. Namun masih ada beberapa titik yang belum terjangkau karena laporan yang diterima belum spesifik.

“Hari ini, saya bersama tim kembali turun ke lokasi untuk memastikan seluruh titik yang bermasalah bisa ditangani,” pungkasnya.

Saat ini, Pemerintah Kota Makassar melalui PDAM bergerak cepat melakukan penanganan jangka pendek hingga menyiapkan solusi jangka menengah guna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

BACA JUGA:  Munafri Ajak Buruh, Bangun Sinergi Lewat Kolaborasi Tripartit

Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air (DKA) PDAM Makassar, Wahidin, menjelaskan gangguan distribusi air di kawasan Kerung-Kerung terjadi akibat penurunan debit suplai dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Panaikang.