Lampu Hijau Stadion Untia Kian Nyata, Kontraktor Teken Kontrak MK

Hingga analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan. Seluruh dokumen ini menjadi prasyarat mutlak agar pembangunan tidak hanya berjalan, tetapi juga terukur dan bertanggung jawab.

Dari sisi tata ruang, Pemerintah Kota juga menuntaskan dokumen penting seperti Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) melalui pertimbangan teknis pertanahan oleh Badan Pertanahan Nasional/ATR, serta penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai payung legal pembangunan kawasan.

Memasuki tahun 2026, progres mulai menunjukkan fase yang lebih kasat mata. Aktivitas di lapangan mulai bergerak, ditandai dengan kehadiran alat berat yang membuka akses jalan dan mempersiapkan proses penimbunan lahan.

Ini menjadi sinyal bahwa tahapan perencanaan yang panjang mulai bertransformasi menuju pekerjaan fisik.

Dengan seluruh tahapan tersebut, pembangunan Stadion Untia tidak lagi sekadar wacana, melainkan sebuah proses yang sedang berjalan, perlahan, namun dengan kepastian arah.

Lebih lanjut, Zuhaelsy Zubir, menyebutkan tahapan saat ini difokuskan pada penyusunan dokumen oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama pihak Manajemen Konstruksi (MK), yakni Ciriajasa Cipta Mandiri, yang telah ditetapkan sebagai pemenang lelang.

BACA JUGA:  Munafri Jadi Pembina Apel Hari Santri Nasional 2025 di Makassar

“Insya Allah kita tuntaskan dokumen bulan ini. Tim saat ini sedang merampungkan dokumen pemilihan untuk tender fisik, selain itu, MK juga terlibat dalam penyusunan basic design serta rancangan dokumen pengadaan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Makassar optimistis, dengan kesiapan dokumen yang matang dan proses yang transparan, pembangunan Stadion Untia dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat besar bagi masyaraka

Dia menjelaskan, seluruh proses penyusunan dokumen ditargetkan rampung pada akhir April 2026. Selanjutnya, tahapan tender konstruksi fisik direncanakan mulai pada awal Mei sehingga Dimulai Juni atau Juni 2026.

Zuhaelsy menambahkan, proses tender diperkirakan berlangsung selama 30 hingga 45 hari sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun demikian, adanya komponen dokumen teknis tambahan seperti skema B2B Contest berpotensi memengaruhi durasi proses.

“Jika tidak ada hambatan, maka pada akhir Juni atau awal Juli sudah dapat memasuki tahap kontrak,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pekerjaan fisik belum dapat dimulai sebelum seluruh proses kontrak selesai.

Pemerintah Kota, menargetkan seluruh tahapan administrasi tuntas pada akhir Juni, sehingga persiapan lapangan dapat segera dilakukan setelahnya.

BACA JUGA:  Pokja Bunda PAUD Kota Makassar Capacity Building di Malino

Untuk tahun anggaran 2026, alokasi pembangunan fisik Stadion Untia mencapai sekitar Rp124 miliar, anggaran tersebut mencakup pekerjaan awal, termasuk pematangan lahan seperti penimbunan kawasan.