Ia menekankan, perbedaan pendapat bukanlah alasan untuk memutus persaudaraan. Sebaliknya, perbedaan dapat disampaikan dengan bijak tanpa harus mengorbankan keselamatan warga dan kedamaian kota.
“Mariki semua jaga Makassar’ta,” tutupnya dengan ajakan penuh kehangatan.
Doa bersama menjaga Kota Makassar, menghadirkan mubalig kondang, Ustadz Das’ad Latief sebagai penceramah. Kegiatan diawali sholat Maghrib dan Isya berjamaah.
Pada kesempatan ini hadir, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa Mahmud, Sekda Makassar Zulkifly Nanda, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Hadir juga, Ketua DPRD Makassar Supratman, Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Suharmika, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol, Arya Perdana, Dandim 1408/Makassar Letkol Inf Franki Susanto, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Nauli Rahim Siregar, mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, serta jajaran SKPD Pemkot Makassar, elemen OKP KNPI dan tokoh agama, serta komunitas Ojol.












