Akademisi FISIP Unhas Apresiasi Tata Kelola Pemerintah di Era Kepemimpinan Munafri

Ia menilai kebijakan tersebut bukan hanya membangun sistem, tetapi membangun manusia sebagai subjek pembangunan. Hal inilah yang menurutnya sering luput dalam banyak program pembangunan yang terlalu berorientasi pada aspek fisik semata.

Selain tata kelola pemerintahan, Adi juga mengapresiasi capaian Pemerintah Kota Makassar di sektor pendidikan, infrastruktur, penanganan sampah, dan pengendalian banjir.

Ia menilai kebijakan pendidikan gratis tingkat SD dan SMP sebagai langkah penting dalam pemenuhan hak dasar warga, bahkan diapresiasi karena mampu melibatkan dunia industri secara partisipatif di luar skema anggaran formal.

“Pendidikan adalah hak asasi manusia. Apa yang dilakukan Pemkot Makassar sudah berada di jalur yang sangat tepat, dan ini kembali menunjukkan pendekatan pembangunan yang menyentuh dimensi kemanusiaan,” ungkapnya.

Menutup pemaparannya, Adi menyatakan optimisme terhadap arah kepemimpinan Munafri–Aliyah ke depan. Ia menilai kepemimpinan saat ini menunjukkan kematangan, keberanian mengambil risiko kebijakan, serta kesungguhan membangun Makassar sebagai kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga beradab secara sosial.

“Yang kita lihat hari ini adalah bukti bahwa kepemimpinan dengan keberpihakan pada suara masyarakat akan melahirkan kota yang lebih hidup. Kita patut optimistis menatap masa depan Makassar,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Halalbihalal Komunitas Mulia Pendidikan: Appi-Aliyah Mimpi Sekolah Unggulan Jadi Percontohan