Diskusi ditutup dengan refleksi bahwa membaca kembali Bung Hatta bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan upaya menguji kembali arah kebangsaan Indonesia hari ini. Seperti disimpulkan moderator, Hatta “mencoba meredefinisi arti pergerakan kemerdekaan agar kita tidak terjebak pada cita-cita utopis, tetapi kemerdekaan yang bisa diraih dan dijaga.”
Diskusi ini dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, baik ASN mahasiswa, dosen, aktivis lingkungan, dan juga pelaku usaha serta karyawan swasta. (RW)












