Setelah dua jam diskusi, mengemuka satu benang merah bahwa tata ruang di Indonesia mengalami krisis serius. Negara, alih-alih melindungi ruang publik dan nilai budaya, justru membuka jalan bagi kapital untuk mengambil alih ruang hidup rakyat/masyarakat. Diskusi berlangsung riuh, dengan dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, baik mahasiswa, dosen, ASN, aktivitis lingkungan, dan juga pelaku usaha serta karyawan swasta. (RW)
Ma’REFAT INSTITUTE Soroti PSN dan Kejahatan Ruang
Rekomendasi untuk kamu

Diskusi berakhir tepat pada puku 16.00 Wita dengan dihadiri oleh peserta dari beragam kelompok, dari Aparatur Sipil Negara, Aktivis Lingkungan, Akademisi, Mahasiswa dan pelaku usaha UMKM. (RW) Berita Terkait Allahu…

Saya teringat pesan Mufti Menk yang selalu terasa seperti pelukan tenang bahwa, _”Lebih baik kehilangan sesuatu demi Tuhan, daripada kehilangan Tuhan demi mendapatkan sesuatu.”_ Kata-kata itu seperti jangkar. Menahan saya…

NusantaraInsight, Makassar — Direktur Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Aksara Tekno Edukasi, Aliansyah, menerima kunjungan Founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel), Rahman Rumaday, di kantor LKP Aksara Tekno Edukasi yang beralamat…

NusantaraInsight | Makassar – Dalam rangka menyambut pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) AMPI Kota Makassar, panitia Musda bersama jajaran pengurus DPD AMPI Makassar menggelar rangkaian kegiatan sosial bertajuk “AMPI Makassar Peduli…

NusantaraInsight, Makassar — Komunitas Anak Pelangi (K-apel) berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan (HIMJIP) Universitas Pancasakti (UNPACTI) Makassar meluncurkan Gerakan Berbagi Bacaan (BookCircle). Kegiatan ini berlangsung di Green Kafe…







