“Masih ingatkah ketika saksi ahli forensik yakni dokter Denny memberikan keterangan di persidangan dan menyebutkan kondisi ketahanan tubuh setiap orang berbeda-beda. Bahkan dia memberikan ilustrasi, adanya aktivitas berlebihan yang membuat jantung seseorang sudah tidak mampu bergerak memompa aliran darah. Jantung seakan berteriak minta ampun dan menyerah, jangan ditambahi lagi aktivitas berlebihan,” tandas Yodi yang menyebutkan pula jika saat menjawab pertanyaan majelis hakim terkait penyebab luka-luka, lebam dan memar di tubuh almarhum Virendy, dokter Denny menyatakan bahwa hal itu adalah ranahnya pihak kepolisian untuk menerangkannya. (*)
Pleidoi PH Sebut Tak Ada Kekerasan dan Hukuman, Yodi Kristianto : Saat Sudah Drop, Virendy Masih Diberikan Set Sampai Subuh
Rekomendasi untuk kamu

NusantaraInsight , Rantepao –Masih dalam rangka Ops Antik Lipu 2026, Polres Toraja Utara menggelar patroli gabungan dan razia ke sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah hukumnya pada Sabtu dini…

Makassar, NusantaraInsight — Insiden dugaan pengrusakan menimpa kantor media online Pedomanrakyat.co.id yang berada satu lokasi dengan Virendy Café di Jalan A.P. Pettarani Nomor 72, Kecamatan Panakkukang, Makassar, pada pekan lalu….

Rantepao, NusantaraInsight, — Niat jahat kerap muncul dari kesempatan yang ada, bahkan di tengah hubungan pertemanan. Seorang pemuda berinisial DBT (19) warga Tallunglipu harus berurusan dengan aparat Kepolisian setelah nekat…

NusantaraInsight, Rantepao –Satuan Reserse Narkoba Polres Toraja Utara berhasil menangkap seorang pemuda yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu. Penangkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Antik Lipu 2026. Penindakan…

Rantepao, NusantaraInsight — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Toraja Utara Polda Sulsel kembali mengungkap kasus penyalahgunaan peredaran narkotika melalui media sosial, Senin (07/09/2026) siang. Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan…







