Mengakhiri keterangan kepada awak media, Viranda dengan tegas menyatakan jika dirinya akan terus berjuang untuk mendapatkan keadilan hukum bagi almarhum adiknya. “Saya tidak akan berhenti sampai disini. Saya yakin kelak kebenaran itu akan terungkap. Saya bersama kuasa hukum segera melaporkan kembali semua senior Mapala yang terlibat dan berperan menyiksa dengan memberikan hukuman berupa aktivitas fisik berlebihan saat Virendy sudah drop dan tak berdaya. Saya juga akan laporkan pihak Unhas yang telah lalai pula dalam memberikan rekomendasi/izin kegiatan tanpa meneliti kelengkapan surat/berkas dan proposal yang menjadi persyaratan terbitnya persetujuan pelaksanaan kegiatan,” tutupnya. (*)
Keluarga Besar Almarhum Virendy Kecewa Terhadap Tuntutan JPU dan Putusan PN Maros
Rekomendasi untuk kamu

NusantaraInsight , Rantepao –Masih dalam rangka Ops Antik Lipu 2026, Polres Toraja Utara menggelar patroli gabungan dan razia ke sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah hukumnya pada Sabtu dini…

Makassar, NusantaraInsight — Insiden dugaan pengrusakan menimpa kantor media online Pedomanrakyat.co.id yang berada satu lokasi dengan Virendy Café di Jalan A.P. Pettarani Nomor 72, Kecamatan Panakkukang, Makassar, pada pekan lalu….

Rantepao, NusantaraInsight, — Niat jahat kerap muncul dari kesempatan yang ada, bahkan di tengah hubungan pertemanan. Seorang pemuda berinisial DBT (19) warga Tallunglipu harus berurusan dengan aparat Kepolisian setelah nekat…

NusantaraInsight, Rantepao –Satuan Reserse Narkoba Polres Toraja Utara berhasil menangkap seorang pemuda yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu. Penangkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Antik Lipu 2026. Penindakan…

Rantepao, NusantaraInsight — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Toraja Utara Polda Sulsel kembali mengungkap kasus penyalahgunaan peredaran narkotika melalui media sosial, Senin (07/09/2026) siang. Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan…







